UNGARAN, beritajateng.tv — Kebakaran melanda sebuah gudang penggilingan rosok plastik di RT 03/RW 03 Desa Randugunting, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jumat, 30 Januari 2026 tengah malam.
Peristiwa tersebut sempat memicu kepanikan warga karena lokasi gudang berdekatan dengan permukiman penduduk.
Api cepat membesar lantaran gudang menyimpan material plastik yang mudah terbakar. Warga sempat berusaha memadamkan api secara manual, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, api melalap seluruh bangunan gudang beserta isinya, sehingga pemilik mengalami kerugian materiil cukup besar.
Salah seorang saksi mata, Yusuf, mengungkapkan bahwa dirinya mencium bau plastik terbakar saat hendak pulang dari tempat kerja sekitar pukul 23.45 WIB. Tidak lama kemudian, ia mendengar suara letupan yang berasal dari dalam bangunan gudang penggilingan rosok plastik milik Aryadi (40).
BACA JUGA: Wilayah Pinggiran Semarang Minim Hidran, Warga Mijen dan Gunungpati Khawatir Risiko Kebakaran
Merasa curiga, Yusuf mendekati lokasi gudang. “Api sudah berkobar di dalam bangunan gudang plastik,” ujarnya.
Yusuf lalu memberi tahu warga sekitar. Pada saat bersamaan, kobaran api terus membesar dan membakar seluruh bagian gudang. Warga berdatangan ke lokasi dan mencoba memadamkan api menggunakan peralatan seadanya karena khawatir api merambat ke rumah-rumah di sekitarnya.
Warga lainnya, Solikhin, segera menghubungi layanan darurat pemadam kebakaran. “Beberapa mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Semarang tiba tidak lama kemudian,” katanya.
Kasi Damkar Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Hisyam Alwi, menyampaikan bahwa petugas langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan warga. Proses pemadaman melibatkan tim gabungan dari Regu A Pos Damkar Bergas, Pos Damkar Induk Ungaran, Pos Damkar Ambarawa, serta Pos Damkar Terpadu Bawen.
BACA JUGA: Tragedi Kebakaran di Hong Kong: 125 WNI Selamat, 9 Lainnya Masih Hilang
Petugas BPBD Kabupaten Semarang, unsur TNI/Polri, dan warga RT 03/RW 03 Desa Randugunting turut membantu proses pemadaman.





