SEMARANG, beritajateng.tv – Angin ribut menerjang Desa Sumberejo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Sabtu, 31 Januari 2026 sore. Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga serta infrastruktur jaringan kelistrikan.
Hembusan angin kencang merusak sedikitnya lima rumah warga. Selain itu, dua tiang listrik mengalami kerusakan. Satu tiang listrik roboh dan melintang di jalan penghubung Salatiga–Dadapayam sehingga menghambat arus lalu lintas.
Tiang listrik lainnya yang dilengkapi trafo juga mengalami kemiringan. Kondisi tersebut membahayakan pengguna jalan karena kabel jaringan tertimpa batang pohon tumbang.
Warga setempat menyebut angin ribut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB saat hujan turun cukup deras. Angin bertiup kencang secara tiba-tiba dan disertai suara gemuruh keras.
Salah satu warga terdampak, Karyati (42), menceritakan tiang listrik di pekarangan rumahnya roboh dan menimpa atap tempat kerja suaminya. Ia mengaku angin datang dalam dua gelombang sehingga memicu kepanikan warga.
BACA JUGA: Angin Ribut Terjang Tiga Desa di Suruh Semarang, Bale Panjang Roboh dan Listrik Padam
Menurut Karyati, gelombang angin kedua kembali memunculkan suara gemuruh dari berbagai arah. Kondisi tersebut membuat warga memilih berlindung ke dalam rumah demi keselamatan.
Kepala Dusun Krajan Kidul, Desa Sumberejo, Zaenudin, menjelaskan hujan rintik lebih dulu turun sebelum angin kencang datang. Angin berembus dari arah timur dan berputar cukup kuat.
Pusaran angin tersebut merusak atap beberapa rumah warga. Atap kandang ayam juga beterbangan akibat terpaan angin. Selain itu, sejumlah pohon tumbang di beberapa titik.
Sebagian pohon roboh melintang dan menutup akses jalan desa. Setelah angin mereda, warga mulai keluar rumah dan bergotong royong mengevakuasi batang pohon yang menghalangi jalan.
Camat Pabelan, Surihanto, menyampaikan angin ribut mengakibatkan kerusakan atap pada sejumlah rumah warga. Dua rumah mengalami kerusakan berat akibat tertimpa pohon dan tiang listrik.
Rumah milik Rustinah dan Muhammad Ali Fatkur di RT 02 RW 02 Dusun Krajan Kidul termasuk yang mengalami kerusakan berat. Total rumah terdampak mencapai lima unit dengan kategori rusak sedang hingga berat.
Pemerintah Kecamatan Pabelan segera berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Semarang untuk melakukan penanganan. Petugas BPBD langsung menuju lokasi kejadian.
BACA JUGA: Tersapu Angin Ribut, Atap 20 Rumah Warga Wonorejo Semarang Porak-Poranda
Proses penanganan juga melibatkan petugas pemadam kebakaran dari Kota Salatiga. Petugas berhasil mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga dan menutup jalan.
Namun, satu tiang listrik yang roboh dan melintang di badan jalan masih dalam penanganan petugas PLN. Hingga sore hari, petugas terus berupaya memulihkan akses jalan dan jaringan listrik. (*)
Editor: Farah Nazila





