Hari Ini Musda DPD KNPI Jateng Digelar, Tiga Nama Bersaing jadi Ketua

Sebanyak tiga bakal calon (balon) turut meramaikan bursa pemilihan Ketua KNPI Jateng. (KNPI Jateng)

SEMARANG, 8/8 (beritajateng.tv) – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Jawa Tengah menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XV, Senin-Selasa (8-9/2022) di The Sunan Hotel, Solo.

Sebanyak tiga bakal calon (balon) turut meramaikan bursa pemilihan Ketua KNPI Jateng.

“Pada kesempatan kali ini kita sudah membuka pendaftaran bakal calon. Dan saat ini yang sudah mendaftar ada tiga,” kata Ketua Sterring Comitte (SC) Musda KNPI Jawa Tengah, Lukman Hakim dalam jumpa pers di Normans Hotel, Kota Semarang, Sabtu (6/8/2022) petang.

Aktivis pemuda Muhammadiyah yang juga Sekretaris Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Jawa Tengah itu membeberkan ketiga bakal calon yang sudah mendaftar.

Pertama adalah Erzal Aburizal (Ketua DPD KNPI Kabupaten Tegal), yang kedua Casytha Arriwi Kathmandu (Wakil Ketua DPD KNPI Jawa Tengah/Anggota DPD RI Utusan Jawa Tengah) dan yang ketiga Abdul Hamid atau akrab disapa Amex (Sekretaris DPD KNPI Jawa Tengah/Ketua Komisi E DPRD Jawa Tengah).

“Untuk syarat calon ketua sebagaimana AD/ART, usia maksimal 40 tahun 11 bulan 29 hari. Jadi kalau sudah melewati itu tidak bisa,” ucapnya

Meski telah ada tiga balon, Lukman menyatakan pendaftaran akan ditutup pada Minggu (7/8/2022) jam 17.00 atau dengan toleransi keterlambatan dengan alasan tertentu yang rasional.

Sebagai informasi, DPD KNPI Jawa Tengah telah menggelar rapat pimpinan paripurna daerah (Rapimpurda) dan Silaturahim Calon Ketua DPD KNPI Jawa Tengah di Hotel Normans terlebih dahulu. Selang sehari, Musda bakal digelar di The Sunan Hotel Solo. Rapimpurda merupakan istilah baru untuk menggantikan rapat pimpinan daerah (Rapimda).

Dijelaskan lebih lanjut oleh Lukman, persyaratan untuk maju sebagai balon organisasi tempat berhimpunnya berbagai organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP). Yakni, berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KNPI terbaru yang menurutnya terdapat perbedaan sangat signifikan dengan sebelumnya.

“Kalau dulu syarat dukungan bakal calon itu mendaftar minimal 3 DPD dan 6 OKP, sementara yang baru ini adalah 1 DPD dan 10 OKP,” bebernya.

Namun, lanjutnya, organisasi tersebut harus sudah menjadi peserta (peserta penuh), bukan peninjau (peserta peninjau), yaitu OKP nasional yang menjadi peserta Kongres secara otomatis menjadi peserta dalam Musda, meskipun di daerah belum pernah jadi peserta.

Terkait munculnya tiga balon tersebut, Sekretaris SC Musda XV KNPI Jateng, Fathurrahman menegaskan hal tersebut sebagai bukti keberhasilan KNPI dalam melakukan kaderisasi kepemimpinan,

“Yang jelas dari ketiga calon ini semua adalah kader-kader terbaik yang dimiliki DPD KNPI Jawa Tengah. Mereka selama ini telah berkontribusi untuk kepemudaan di Jawa Tengah dan kedepan punya komitmen untuk lebih memajukan kepemudaan Jawa Tengah, lewat KNPI Jawa Tengah yang merupakan wadah berhimpunan OKP,” pungkasnya. (*)

editor: ricky fitriyanto

Leave a Reply