Iswar menambahkan, pemberdayaan masyarakat di wilayah sekitar Kota Semarang akan memberikan manfaat jangka panjang karena mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.
“Kawasan penyangga yang ekonominya kuat akan membantu mengurangi tekanan urbanisasi sekaligus mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, kegiatan expo menampilkan 136 stan hasil pendampingan mahasiswa yang memamerkan produk UMKM, karya PKK, serta inovasi dari sekolah binaan. Kegiatan tersebut turut menghadirkan Rektor Soegijapranata Catholic University (Unika) Setiawan Aji Nugroho dan Kepala LPPM Trihoni Nalesti Dewi.
Iswar berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan Pemerintah Kota Semarang terus di perkuat agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari program pengabdian mahasiswa.
“Universitas telah menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan sekadar kegiatan akademik. Tetapi mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi warga,” pungkasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





