Senada, Andarra Salma juga membutuhkan waktu hingga satu bulan dalam menyelesaikan alat penetas telur. Paling susah, katanya, adalah menyambungkan instalasi kabel yang satu dengan kabel lainnya.
Tak jarang selama proses penyambungan kabel timnya mengalami korsleting. Beruntung, pihak sekolah memberikan guru pembimbing.
“Kalau alat biasa itu cuma pakai lampu saja dan itu harus digerakin 2 jam sekali biar merata, nah kita otomatis,” pungkasnya.(*)
Editor: Farah Nazila





