SEMARANG, Beritajateng.tv – HK Realtindo melakukan persiapan matang dengan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) khusus untuk mengelola hotel-hotel miliknya di seluruh Indonesia.
HK Realtindo merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri perhotelan dan merupakan anak perusahaan dari Hutama Karya (HK).
M. Rozi Rinjayadi, Direktur Bisnis dan Teknik HK Realtindo (HKR) mengaku perusahaannya telah mengelola enam hotel. Menurut dia, perusahaan secara serius menyiapkan SDM yang berkualitas untuk mengelola bisnis perhotelan mereka.
“Enam hotel ini termasuk di antaranya Hotel Habitare, Hotel Aston Simatupang, Hotel Up Peak Semarang, Hotel Habitare Cawang. Serta Hotel Izi Cozi Jababeka, dan Kemayoran. Kami menyadari pentingnya memiliki SDM berpengalaman di bidang perhotelan,” ucapnya dalam acara Commercial Gathering di Hotel Up Peak Semarang.
“Sebagai contoh, Hotel Up Peak Semarang dulunya adalah bekas kantor. Ini adalah salah satu contoh bagaimana kami mengubah properti yang strategis menjadi bisnis perhotelan,” tambahnya.
Rozi menjelaskan bahwa untuk mengelola bisnis perhotelan. HK Realtindo telah merekrut individu yang ahli di bidang tersebut. Bahkan beberapa SDM terlatih merupakan lulusan perhotelan dari institusi pendidikan terkemuka.
Kualitas SDM HK Realtindo
“Meskipun latar belakang SDM kami berasal dari bidang konstruksi, kami telah merekrut individu yang ahli di industri perhotelan. Kami juga telah melatih karyawan kami yang merupakan lulusan perhotelan di kantor pusat. Selain itu, kami juga merekrut profesional yang telah berpengalaman di industri perhotelan, seperti yang terlihat di Hotel Up Peak Semarang,” jelasnya.
Rozi melanjutkan bahwa dengan adanya SDM yang ahli di industri perhotelan. Akan terjadi pertukaran pengetahuan antara karyawan HK Realtindo yang sedang menjalani pelatihan di kantor pusat.
“Terkait dengan pengelolaan hotel, ada dua peran utama: owning company dan operator. Sebagai contoh, Hotel Up Peak merupakan owning company kami dan kami juga bertindak sebagai operator. Hal ini merupakan keputusan baru yang kami ambil pada tahun 2022, di mana sebelumnya kami bekerja dengan operator lain,” ungkapnya.
Selanjutnya, pada tahun 2022, HK Realtindo memutuskan untuk mengambil alih pengelolaan hotel sendiri setelah bekerja sama dengan operator selama lima tahun. Keputusan ini ia ambil setelah evaluasi performa hotel yang menunjukkan hasil yang memuaskan.
“Kami juga terus mempelajari performa hotel-hotel yang masih dikelola oleh operator lain. Jika performanya baik, kami akan mempertimbangkan untuk tetap bekerja sama dengan operator tersebut. Namun, jika perlu, kami tidak ragu untuk mengambil alih pengelolaannya, seperti yang kami lakukan di Hotel Up Peak Semarang,” tambahnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





