SEMARANG, beritajateng.tv – Dinas Perhubungan Kota Semarang bersama pihak kepolisian menyiapkan skema pengaturan (rekayasa) lalu lintas di sepanjang rute jalan Karnaval Paskah 2025.
Karnaval Paskah 2025 akan berlangsung pada Jumat, 22 Mei 2025 mulai pukul 13.00 hingga 18.00 WIB.
Acara ini akan melibatkan 10 ribu jemaat gereja di Kota Semarang maupun komunitas lintas agama lainnya. Ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Paskah di Ibu Kota Jawa Tengah.
BACA JUGA: Catat! Rangkaian Acara dan Rute Karnaval Paskah Kota Semarang Tahun 2025
Pawai nantinya akan menampilkan drama teatrikal pengorbanan Yesus Kristus mulai dari Gereja Blenduk menuju Balaikota Semarang.
“Rencana pengalihan arus lalu lintas di kawasan Jalan Pemuda akan mulai pada pukul 13.00 WIB hingga 18.00 WIB. Nantinya pengguna kendaraan yang melintas di sekitar lokasi tersebut bisa menyesuaikan,” ujar Danang Kurniawan, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang.
Dia menyebutkan bahwa arus lalu lintas di Jalan Pemuda mulai dari Paragon hingga Lawang Sewu akan tutup secara penuh.
Sementara sejumlah ruas jalan protokol lainnya akan ada pemberlakuan skema pengalihan arus lalu lintas. Yakni mulai Simpang Imam Bonjol, Simpang Kolonel Sugiono, Agus Salim, Gajahmada, Letjen Suprapto, Simpang Sendowo, dan Jalan Ki Nartosabdo.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk merencanakan perjalanan mereka lebih awal. Mereka harus mencari rute alternatif guna menghindari kemacetan. Terutama di sekitar area yang terdampak rekayasa lalu lintas,” imbuhnya.
Titik Parkir
Bahkan, untuk memudahkan masyarakat yang ingin menyaksikan Karnaval Paskah ini, Dinas Perhubungan juga telah menyiapkan beberapa titik parkir.
Bagi pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat, tempat parkir tersedia di Gedung parkir Balaikota Semarang, DP Mall, Udinus, SMU Negeri 3, serta Museum Mandala Bakti.
“Dengan informasi ini, harapannya masyarakat dapat menyaksikan gelaran karnaval religius ini dengan nyaman,” pungkas Danang.
Semangat moderasi beragama di Kota Semarang terus menerus digaungkan untuk memperkuat toleransi antar umat beragama.
Sebelumnya telah berjalan perayaan Dugderan dan festival Ogoh-Ogoh. Kini giliran umat Kristiani se-Kota Semarang yang akan mengadakan Perayaan Paskah Kota Semarang 2025.
Mengusung tema “Kebangkitan Kristus Membawa Harapan Bagi Semua”. Sejumlah rangkaian acara telah Pemkot Semarang siapkan untuk membangkitkan semangat kebersamaan sekaligus memperkuat nilai spiritual Paskah.
Perayaan Paskah akan makin meriah oleh barisan karnaval dari pasukan berkuda Polrestabes Semarang, marching band SMP Dominico Savio, pelajar pembawa bendera merah putih, komunitas disabilitas dan lintas agama. Ada pula Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI), jemaat Gereja Katolik dan Kristen Protestan, pelajar SMP dan SMA, hingga mobil-mobil hias yang menambah semarak suasana.
Ada 5 Panggung Hiburan
Panitia juga menyiapkan 5 titik panggung hiburan dan pelayanan sosial (potong rambut dan pijat gratis bagi masyarakat umum) di sekitar trotoar depan Balaikota. Sebagai gong penutup, para tamu undangan dan peserta akan berkumpul di halaman Balaikota Semarang untuk menggelar pujian dan penyembahan Paskah bersama.
“Kami mengucapkan syukur dan terima kasih kepada pemerintah kota dan seluruh masyarakat Kota Semarang yang telah memberi tempat dan mendukung acara umat Kristiani merayakan Paskah se-Kota Semarang,” ungkap Romo Eduardus Didik Chahyono SJ, Ketua Panitia Paskah Kota Semarang 2025.
Pihaknya berharap agar seluruh masyarakat dapat merayakan Paskah dengan penuh makna dan kebersamaan. Serta mengambil inspirasi dari kasih dan pengorbanan Kristus dalam menjalani kehidupan sehari-hari. (*)
Editor: Elly Amaliyah





