HeadlineJatengNews Update

Jalan Rusak di Area Solo Raya, Ganjar: Saya Tidak Punya Duit!

×

Jalan Rusak di Area Solo Raya, Ganjar: Saya Tidak Punya Duit!

Sebarkan artikel ini
Infrastruktur rusak
Bupati Karanganyar mengusulkan terkait perbaikan infrastruktur jalan, Senin (13/3/2023).

SEMARANG, 14/3 (beritajateng.tv) – Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan dua usulan melalui Musrenbangwil, salah satunya usulan rekonstruksi infrastruktur rusak di area Karanganyar, Senin (13/3/2023).

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menuturkan bahwa keterbatasan waktu kepemimpinan seharusnya membuat pemerintah provinsi bergerak cepat dalam menangani permasalahan infrastruktur rusak.

“Waktu membatasi kita semua. Pak Gubernur jabatannya berakhir tahun ini, Pak Presiden berakhir jabatannya 2024. Solo ini tempat pemimpin nasional. Oleh karena itu, kita koordinasikan untuk menuntaskan program termasuk infrastruktur rusak,” tuturnya melalui laman youtube Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Senin (14/3/2023).

Dia juga menambahkan bahwa apabila project infrastruktur rusak ini tidak bisa selesai dalam waktu dekat, maka nama baik pemerintah daerah dan pemerintah provinsi akan menjadi taruhannya.

“Kalau nanti Pak Presiden sudah mengakhiri tugasnya masih ada yang jelek ndak enak kita ini. Apapun itu termasuk infrastruktur,” guyonnya.

Dirinya meminta agar ada koordinasi lanjutan terkait permasalahan infrastruktur rusak tersebut. Infrastruktur yang baik akan berpengaruh terhadap kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan.

“Siapapun ingin infrastruktur bagus. Kalau cerita masalah stunting bisa lupa kalau jalannya bagus semua. Dua tahun tidak membangun infrastruktur, padahal relatif infrastuktur rusak berat. Pak Gubernur minta tolong dikoordinasikan agar jalan Solo Raya ini bagus semua dalam 1 sampai 2 tahun ke depan,” sambungnya.

Alih-alih menyampaikan usulan secara tegas, Bupati Karanganyar menyampaikan usulan tersebut secara pragmatis. Beliau berharap agar usulannya bisa terwujud dengan dalih Karanganyar dan sekitarnya menjadi tempat pemimpin nasional.

“Pak Gubernur kan lahir di Karanganyar dan Pak Presiden tidak jauh dari wilayah Gunung Lawu. Tentu titipan saya ini untuk koordinasi, minta tolong perbaikan jalan di sekitar Solo Raya utamanya Karanganyar,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan akan mengupayakan perbaikan infrastruktur dengan menganggarkan dana untuk usulan prioritas.

“Meskipun saya tidak punya duit, tapi tugas saya menyelesaikan infrastruktur rusak. Ada bantuan 1,1 triliun. Mudah-mudahan segera selesai,” katanya.

Dirinya juga menyebut tidak akan melaksanakan usulan Musrenbangwil, hanya bisa mengawal usulan dan menjembatani ke pihak yang bisa memberikan bantuan.

“Ini Musrembang terakhir, maka saya tidak akan melaksanakan hasil dari Musrembang ini, tapi saya coba mengawal bersama DPRD agar putusan yang bapak/ibu sampaikan bisa sampai ke instansi yang bisa membantu,” ujarnya.

Selama dua tahun terakhir, pembangunan infrastruktur Provinsi Jawa Tengah tergolong stagnan. Lambannya penanganan dan ketidaksiapan pemerintah provinsi menangani infrastruktur Jawa Tengah menambah daftar panjang pekerjaan rumah sebelum masa jabatan berakhir.

Demikian informasi tentang infrastruktur rusak di area Jawa Tengah. (*).

Editor: Andi Naga Wulan.

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp