Pendidikan

Intip Kisah Baginda Rasulullah SAW di Langit Ketujuh dalam Peristiwa Isra Miraj, Penuh Perjuangan!

×

Intip Kisah Baginda Rasulullah SAW di Langit Ketujuh dalam Peristiwa Isra Miraj, Penuh Perjuangan!

Sebarkan artikel ini
sholat Idul Fitri | Sholat di Pesawat
Ilustrasi sholat. (Foto: Freepik)

SEMARANG, beritajateng.tv – Isra Miraj merupakan salah satu peristiwa penting yang tercatat dalam sejarah Islam. Peristiwa tersebut merupakan sebuah perjalanan Baginda Nabi Muhammad SAW dalam menuju langit ketujuh.

Bukan sembarang perjalanan biasa, karena peristiwa ini bagian terpenting yang menentukan bagaimana Islam kedepannya. Salah satunya seperti perintah sholat dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad saw.

Berkenaan dengan perintah sholat ini terjadi ketika Baginda Nabi sampai di langit ketujuh. Berikut ini kisah selengkapnya mengenai peristiwa apa yang terjadi selama di langit ketujuh tersebut.

BACA JUGA: Momen Maulid Nabi, Ini Contoh Khutbah Jumat Bahasa Jawa Tentang Suri Teladan Rasulullah

Peristiwa Isra Miraj di Langit Ketujuh

Saat berada di langit ketujuh, Rasulullah SAW ingin melanjutkan ke tingkat langit yang lebih tinggi, namun malaikat Jibril tidak dapat mengantarkannya lebih jauh.

Kemudian, Nabi Muhammad SAW naik ke Sidratul Muntaha, yaitu sebuah tempat di atas langit ketujuh yang dekat dengan surga. Keindahan Sidratul Muntaha sangat menakjubkan sehingga Rasulullah SAW sangat kagum melihatnya.

Di Sidratul Muntaha, Allah SWT berbicara langsung kepada Nabi Muhammad SAW tanpa perantara dan memerintahkan beliau untuk melaksanakan sholat. Awalnya, Allah SWT memerintahkan sholat 50 kali sehari.

Rasulullah SAW kemudian turun dari Sidratul Muntaha dan bertemu dengan Nabi Musa di langit keenam. Nabi Musa bertanya kepada Rasulullah SAW tentang perintah Allah SWT, dan beliau menjawab bahwa sholat harus dilakukan 50 kali sehari.

BACA JUGA: Memasuki Liburan Maulid, Begini Sejarah Isra miraj Perjalanan Baginda Nabi Menuju Langit Ketujuh

Nabi Musa lalu menyarankan agar Rasulullah SAW meminta keringanan kepada Tuhan, karena umatnya mungkin tidak sanggup melaksanakan perintah tersebut. Rasulullah SAW kemudian kembali kepada Allah SWT untuk meminta keringanan, dan Allah SWT mengurangi jumlah sholat menjadi 45 kali.

Setelah itu, beliau kembali menemui Nabi Musa untuk memberitahukan perubahan tersebut. Nabi Musa kemudian menyarankan agar Rasulullah SAW meminta pengurangan lebih lanjut.

Allah SWT kembali mengurangi jumlah sholat, namun masih banyak. Rasulullah SAW terus meminta keringanan hingga akhirnya jumlah sholat berkurang menjadi 5 kali sehari.

Peristiwa Isra Miraj sulit diterima oleh akal sehat pada masa itu. Ketika Rasulullah SAW menceritakan pengalaman tersebut dan memerintahkan sholat lima waktu kepada umatnya, banyak yang meragukan kebenarannya, tetapi ada juga yang mematuhi dan melaksanakan sholat. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp