Uncategorized

Intip Profil dan Biodata Dai Muda Gus Iqdam Pendiri Majelis Ta’lim Sabilut Taubah Blitar

×

Intip Profil dan Biodata Dai Muda Gus Iqdam Pendiri Majelis Ta’lim Sabilut Taubah Blitar

Sebarkan artikel ini
Dai muda Gus Iqdam
Gus Iqdam dai muda yang viral di sosial media.(foto:instagram@sabilu_taubah)

BLITAR, beritajateng.tv – baru-baru ini telah viral seorang dai muda yang bernama Agus Muhammad Iqdam Khalid.

Dai muda yang kerap kali dipanggil dengan Gus Iqdam ini merupakan pendiri Majelis Taklim Sabilut Taubah.

Gus Iqdam sempat viral dengan pengajian dan keilmuannya yang dihadiri oleh penyanyi Happy Asmara.

Artikel kali ini akan membahas profil dan biodata Agus Muhammad Iqdam atau dikenal Gus Iqdam.

Profil Gus Iqdam

Nama : Muhammad Iqdam Khalid

Tempat tanggal lahir : Blitar, 27 September 1994 (umur 28 tahun)

Istri : Nilatin Nilayah

Anak : Ahmad Novel  Zubaidi Al Munawwir

Orang Tua : KH. Kholid (Ayah) Hj. Ny. Lanratul Farida (Ibu)

Lulusan pondok pesantren Al-falah Ploso Kediri.

Gus Iqdam merupakan dai muda Nahdlatul Ulama dan pendiri Majelis Taklim Sabilut Taubah pada 2018.

Awal mula mendirikan majelis, Gus Iqdam hanya memiliki 7 jamaah hingga kini ribuan jamaah termasuk anak-anak punk.

Layaknya para dai yang lain, Gus Iqdam juga memiliki keunikan dalam berdakwah.

Selain itu, Gus Iqdam merupakan anak terakhir dari 4 bersaudara pasangan KH. Kholik dan Hj. Ny. Lanratul Farida.

Ibu Gus Iqdam merupakan putri dari salah satu Kyai yang karismatik dan mursyid thoriqoh di Jawa Timur yakni KH. Zubaidi Abdul Ghofur.

Pada tahun 2021, Gus Iqdam menikah dengan Ning Nilatin Nihayah putri Al-maghfurlah KH. Toha Widodo Zaini Munawir dari Pondok Pesantren Lirboyo kemudian Gus iqdam diberkahi anak laki-laki bernama Gus novel.

Sejarah Majelis Taklim Sabilut Taubah

Majelis Ta’lim Sabilut Taubah yang berarti Jalan tobat adalah nama majelis Gus Iqdam yang fokus dakwahnya tidak hanya kepada santri, cendekiawan atau orang yang tidak asing terhadap ilmu agama.

Namun banyak juga kalangan jamaah tersebut adalah orang-orang yang sama sekali tidak paham ilmu agama.

Hadirnya Majelis Sabilut Taubah milik Gus Iqham ini merupakan tempat mengaji bagi orang-orang jalanan, marginal dan yang kerap berurusan dengan dunia kriminal.