SEMARANG, beritajateng.tv – Ajang balap motor paling bergengsi di dunia siap menghentak Amerika Latin setelah absen selama puluhan tahun. Seri kedua bertajuk MotoGP Brasil 2026 bakal berlangsung di Autodromo Internacional Ayrton Senna pada 20-22 Maret mendatang.
Kehadiran sirkuit di Goiania ini menjadi tantangan baru bagi seluruh kontingen karena belum pernah masuk kalender balap sebelumnya. Terakhir kali Brasil menjadi tuan rumah balapan kelas utama tercatat pada tahun 1992 silam di lokasi yang berbeda. Kini, aspal baru siap menyambut deru mesin para pebalap terbaik dunia untuk mencetak sejarah baru di lintasan.
Persaingan musim ini terasa sangat terbuka mengingat tidak ada tim yang memiliki data historis pada sirkuit tersebut. Pebalap muda Pedro Acosta datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil impresif pada seri pembuka di Thailand.
Acosta saat ini memimpin klasemen sementara setelah berhasil memenangi sesi Sprint dan finis kedua pada balapan utama. Sementara itu, Marco Bezzecchi juga menjadi ancaman serius bagi rival-rivalnya setelah mengamankan podium tertinggi pada laga sebelumnya. Tim mekanik harus bekerja ekstra keras sejak sesi latihan perdana guna menemukan pengaturan motor yang paling optimal.
“Trek baru ini memberikan peluang yang sama bagi setiap pebalap untuk menang,” ujar Direktur Balap, Mike Webb. Beliau menegaskan bahwa kemampuan adaptasi cepat akan menjadi kunci sukses utama bagi para pebalap pada akhir pekan ini.
“Kami sangat antusias melihat bagaimana performa ban pada temperatur aspal Brasil yang cukup ekstrem,” tambahnya saat meninjau area paddock. Pihak penyelenggara memastikan seluruh fasilitas pendukung sudah siap 100 persen guna menggelar ajang MotoGP Brasil 2026.
BACA JUGA: Pertamina Grand Prix of Indonesia 2023 Ajak Warga Semarang Rasakan Jadi Pembalap MotoGP
Poin Penting Jelang MotoGP Brasil 2026
Berikut rincian fakta menarik serta situasi terkini para pebalap menjelang balapan di Goiania:





