SEMARANG, beritajateng.tv – Zakat fitrah menjadi kewajiban bagi setiap Muslim saat menutup bulan Ramadhan. Kewajiban ini berlaku untuk laki-laki, perempuan, orang tua, anak-anak, bahkan bayi yang baru lahir. Setiap Muslim yang menjumpai Ramadhan hingga Syawal wajib menunaikan ibadah tersebut sesuai ketentuan syariat.
Salah satu unsur penting dalam zakat fitrah adalah niat. Niat berfungsi sebagai pembeda antara ibadah dan aktivitas biasa. Niat juga menentukan sah atau tidaknya pelaksanaan zakat fitrah seseorang.
Pelafalan niat memang tidak wajib, tetapi anjuran tetap ada. Tujuannya agar seseorang semakin mantap dalam menjalankan ibadah. Niat adalah itikad tanpa ragu untuk melaksanakan sebuah perbuatan.
BACA JUGA: Pengertian Zakat Fitrah dalam Islam, Beserta Kedudukannya Bagi Umat Muslim
Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri hingga Keluarga
Berikut beberapa bacaan niat zakat fitrah sesuai peruntukannya:
1. Niat untuk diri sendiri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟِﻠّٰﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakatal fithri ‘an nafsi fardhan lillahi ta’ala
Artinya, “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri karena Allah Ta‘âlâ.”
2. Niat untuk istri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟِﻠّٰﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakatal fithri ‘an zaujati fardhan lillahi ta’ala
Artinya, “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku karena Allah Ta‘âlâ.”
3. Niat untuk anak
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakatal fithri ‘an waladi fardhan lillahi ta’ala
Artinya, “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anakku karena Allah Ta‘âlâ.”
BACA JUGA: Siapa Saja yang Wajib Membayar Zakat Fitrah di Bulan Ramadan? Berikut Golongannya
4. Niat untuk diri dan keluarga
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakatal fithri ‘an jami’i maa yalzimuni nafaqatuhum syar’an fardhan lillahi ta’ala
Artinya, “Aku niat menunaikan zakat fitrah untuk diri dan tanggungan karena Allah Ta‘âlâ.”





