Gaya Hidup

Jae Park Ungkap Perbedaan Budaya Amerika dan Korea: Ada di Kata “Kenapa?”

×

Jae Park Ungkap Perbedaan Budaya Amerika dan Korea: Ada di Kata “Kenapa?”

Sebarkan artikel ini
mantan vokalis day6 jae park
Mantan vokalis Day6 Jae Park dalam podcast Raditya Dika. (YouTube/Raditya Dika)

SEMARANG, beritajateng.tv – Mantan vokalis band asal Korea Selatan, Day6, Jae Park, baru-baru ini menjadi tamu dalam podcast Raditya Dika.

Dalam kesempatan tersebut, Jae membagikan pengalaman pribadi terkait perbedaan budaya antara Amerika dan Korea, serta bagaimana ia beradaptasi dengan kehidupan di Korea Selatan selama karier musiknya.

Ia juga berbicara tentang perjalanan pribadi dan kariernya yang penuh tantangan sebagai musisi internasional.

Perbedaan Budaya yang Mendasar antara Amerika dan Korea

Jae Park, yang berasal dari Amerika, mengungkapkan bagaimana perbedaan budaya antara kedua negara tersebut mempengaruhinya.

“Saya merasa Amerika dan Korea itu dua budaya yang sangat berbeda,” katanya. Salah satu perbedaan yang ia soroti adalah cara pandang terhadap pertanyaan “mengapa.”

Di Amerika, ia mengatakan bahwa masyarakat diajarkan untuk selalu mempertanyakan sesuatu, yang dianggap sebagai hal yang wajar dan bahkan didorong. “Di Amerika, kamu diajarkan untuk mempertanyakan ‘kenapa’, itu sangat didorong,” ujar Jae.

BACA JUGA: Sering Travelling ke Luar Negeri, Ternyata Ria SW Pernah Tolak Bule Belanda: Gue Lagi Kerja!

Namun, situasi ini berbeda jauh dengan Korea. “Di Korea, kalau kamu bertanya ‘kenapa’, itu dianggap tidak sopan,” jelas Jae.

Perbedaan ini membuat Jae harus beradaptasi dengan cara berpikir dan bertindak yang sangat berbeda ketika ia pindah ke Korea untuk mengejar karier musiknya bersama Day6.

Bertransformasi dan Menciptakan Identitas Baru

Jae melanjutkan bahwa untuk bisa beradaptasi dengan budaya Korea, ia merasa harus mengubah sebagian besar dirinya.

“Untuk memahami budaya baru ini, saya merasa harus mengganti identitas saya. Saya seperti menjadi orang yang berbeda dan menciptakan karakter baru,” ujar Jae.

Dia menjelaskan bahwa bahkan cara berbicara dalam bahasa Korea pun berbeda.