Kesehatan

Jangan ‘Balas Dendam’ Makan Berlebihan Saat Lebaran, Dinkes Ingatkan Risiko Kesehatan

×

Jangan ‘Balas Dendam’ Makan Berlebihan Saat Lebaran, Dinkes Ingatkan Risiko Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Opor ayam
Ilustrasi gambar opor ayam. Freepik

SEMARANG, beritajateng.tv – Suasana Lebaran yang identik dengan hidangan lezat dan berlimpah sering kali menjadi momen “balas dendam” setelah sebulan berpuasa.

Namun di balik kebahagiaan tersebut, Dinas Kesehatan Kota Semarang mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap risiko gangguan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M. Abdul Hakam, menegaskan bahwa perubahan pola makan secara drastis menjadi pemicu utama munculnya berbagai penyakit saat Lebaran.

“Biasanya setelah puasa, saat Lebaran orang cenderung kalap makan. Ini berisiko menimbulkan gangguan kesehatan seperti diare, lonjakan gula darah, hingga sesak napas,” ujarnya.

Menurut Hakam, makanan khas Lebaran yang didominasi olahan bersantan menjadi salah satu faktor yang perlu kita waspadai.

Konsumsi berlebihan dapat memicu gangguan pencernaan, terutama bagi masyarakat yang memiliki lambung sensitif.

“Sebagian besar menu Lebaran berbahan santan, sehingga risiko diare cukup tinggi. Makan boleh saja, tetapi harus kita batasi, khususnya bagi yang sensitif,” jelasnya.

Tak hanya makanan utama, camilan khas Lebaran juga menyimpan potensi risiko jika kita konsumsi berlebihan. Hakam mencontohkan, kue kering yang terlihat ringan ternyata memiliki kandungan kalori tinggi.

“Konsumsi camilan juga harus bijak. Misalnya tiga buah nastar itu setara dengan satu piring nasi. Jadi harus pintar mengatur porsi,” katanya.

Ia menambahkan, perubahan pola aktivitas selama libur Lebaran turut memperparah kondisi. Kebiasaan makan berlebih tanpa di imbangi aktivitas fisik. Di tambah konsumsi minuman manis atau bersoda, dapat memicu lonjakan gula darah dan kolesterol.

“Setelah sebulan puasa, lalu tiba-tiba makan terus, kurang bergerak, tambah minuman manis atau soda, itu bisa membuat gula darah naik drastis. Ini yang harus kita waspadai,” tegasnya.

Melalui imbauan ini, Dinkes Kota Semarang mengajak masyarakat untuk tetap menjaga pola hidup sehat selama Lebaran.

Mengatur porsi makan, memilih asupan yang seimbang, serta tetap aktif bergerak menjadi kunci agar momen hari raya tetap berjalan sehat dan menyenangkan. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp