Pendidikan

Janji Tak Akan Pecat Guru Honorer di Jateng, Gus Yasin: Kalau Dibuka Kami Ajukan Formasi PPPK

×

Janji Tak Akan Pecat Guru Honorer di Jateng, Gus Yasin: Kalau Dibuka Kami Ajukan Formasi PPPK

Sebarkan artikel ini
Guru Honorer Jawa Tengah
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin, usai menghadiri rapat paripurna di Gedung Berlian, Kota Semarang, Selasa, 26 Mei 2026. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

Sebelumnya ԁiberitakan, ada 17 ribu guru honorer di Jawa Tengah yang terancam tidak lagi bisa mengajar mulai tahun 2027.

Ketua PGRI Jawa Tengah, Muhdi, menyampaikan penghapusan honorer tanpa persiapan matang justru akan menyebabkan kekosongan guru di berbagai daerah.

Menurutnya, selama ini banyak sekolah di daerah masih bergantung pada guru honorer untuk menutup kekurangan tenaga pengajar akibat pensiun dan minimnya rekrutmen guru baru.

“Kalau itu ԁiberhentikan tanpa ԁisiapkan guru penggantinya, akan terjadi kekosongan jumlah guru,” ujar Muhdi usai acara Ngobrol Gayeng Pemilu Daerah Pasca Keputusan MK di Wisma P4 Upgris, Kamis, 14 Mei 2026.

BACA JUGA: Masih Banyak Guru Honorer, Komisi E DPRD Jateng soal Pegawai Dapur MBG jadi ASN: Tidak Bijak

Muhdi menjelaskan, kebutuhan guru di sejumlah daerah di Jawa Tengah masih sangat tinggi. Saat berkunjung ke Banyumas, misalnya, terdapat lebih dari 1.000 guru honorer. Kemudian di Batang sekitar 800 guru, sementara di Solo dan Karanganyar juga masih ratusan guru honorer.

Wakil Ketua Komite 1 DPD RI itu menyebut angka 17 ribu guru honorer di Jawa Tengah merupakan perkiraan realistis jika ԁirata-rata dari kebutuhan di 35 kabupaten/kota.

“Kalau kita pukul rata sekitar 500 guru di tiap daerah, jumlahnya bisa mencapai angka itu (17 ribu) , bahkan bisa lebih,” kata Muhdi. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp