Jateng

Jawa Tengah Berpotensi Hujan Lebat Selama Libur Nataru, BMKG: Solo-Semarang Masuk Peringatan Dini

×

Jawa Tengah Berpotensi Hujan Lebat Selama Libur Nataru, BMKG: Solo-Semarang Masuk Peringatan Dini

Sebarkan artikel ini
Hujan Nataru
Prakirawan BMKG Ahmad Yani Semarang, Noor Jannah Indriyani, saat dijumpai di kantornya, Selasa, 24 Desember 2024. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ahmad Yani Semarang mengingatkan potensi hujan sedang hingga lebat saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Prakirawan BMKG Ahmad Yani Semarang, Noor Jannah Indriyani, menyebut sebagian besar wilayah Jawa Tengah berpotensi hujan selama Natal hingga awal tahun baru 2025 mendatang.

Noor mengungkap, intensitas hujan bervariasi. Hujan dengan intensitas sedang-lebat diperkirakan terjadi di daerah pegunungan tengah hingga Pantura.

“Kami garis bawahi, hujan sedang-lebat terjadi di wilayah pegunungan tengah, di wilayah pesisir selatan dan utara, Solo Raya, di Jateng bagian timur dan pantura bagian timur,” ujar Noor saat dijumpai di kantornya, Selasa, 24 Desember 2024 sore.

Ia merinci, hujan sedang-lebat di daerah pegunungan tengah terjadi di Cilacap utara, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, sebagian Wonosobo, Temanggung.

BACA JUGA: Tembalang Kerap Banjir, BMKG: Kota Semarang Bagian Selatan Potensi Hujan Lebat 3 Hari ke Depan

Sementara untuk Solo Raya, lanjut Noor, hujan sedang hingga lebat terjadi di daerah Boyolali, Klaten, Sragen, Karanganyar, Surakarta, Sukoharjo, dan Wonogiri.

“Kalau di pantura timur itu terjadi di Jepara, Pati, Kudus. Sementara Jateng bagian timur itu Grobogan dan Blora,” jelas dia.

Lebih lanjut, hujan sedang-lebat itu ia sebut berpotensi petir.

“Karena mengingat potensi pembentukan awan cumolonimbus intensif untuk tiga hari ini, warga di wilayah yang berpotensi hujan sedang-lebat untuk dapat berhati-hati,” tegas Noor.

Kota Semarang dan Solo menjadi destinasi favorit wisatawan selama libur Nataru. Noor mengungkap, curah hujan di dua kota itu selama libur Nataru ialah sedang-lebat.

“Kota Semarang kami prakirakan masuk dalam potensi cuaca sedang-lebat tiga hari ke depan, begitu pula dengan Solo Raya masuk dalam peringatan dini kami, ini akan mengalami hujan sedang lebat,” jelas Noor.

Wisatawan hendak pergi ke Dieng? BMKG minta waspada

Lebih lanjut, Noor memberi imbauan kepada wisatawan yang hendak berlibur ke wilayah pegunungan Jawa Tengah, dalam hal ini Wonosobo, Banjarnegara, dan sekitarnya.

“Untuk wilayah pegunungan tengah memang tiga hari ini kami prediksikan ada peningkatan curah hujan, di Wonosobo, Banjarnegara, dan sekitarnya,” jelas Noor.

Soal banjir bandang di pegunungan tengah, Noor mengingatkan potensi besar yang masih akan terjadi. Hingga kini, pihaknya masih memantau.

BACA JUGA: Waspada Ancaman Penyakit di Musim Hujan, dari DBD hingga Leptospirosis

“Kalau untuk potensi banjir bandang ini kami masih memantau, di wilayah yang kemarin sudah terjadi, untuk sampai awal tahun kita perkirakan curah hujan masih tinggi. Jadi kami imbau masyarkata hati-hati saja,” tegas dia.

Tak hanya itu, Noor turut mengimbau warga Jawa Tengah yang tinggal di pegunungan untuk waspada terhadap tanah longsor.

“Bagi masyarakat yang tempat tinggalnya di wilayah dengan topografi pegunungan, juga waspada longsor, ini akan mungkin terjadi. Jadi untuk masyarakat yang wilayahnya sudah hujan terus-menerus untuk dapat tetap hati-hati,” tandas Noor. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp