Jateng

Jawa Tengah Surplus Beras 2,41 Juta Ton, Bulog: Persedian Cukup Hingga April 2024

×

Jawa Tengah Surplus Beras 2,41 Juta Ton, Bulog: Persedian Cukup Hingga April 2024

Sebarkan artikel ini
Bulog Beras 2026 | Beras Jateng
Pekerja mengnangkut beras di gudang Bulog Randugarut, Kota Semarang. (ant)

SEMARANG, beritajateng.tv – Provinsi Jateng mengalami surplus beras sebanyak 2,41 juta ton saat musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino.

“Stok beras di Jateng pada 2023 mencapai 6,37 juta ton lebih, sementara kebutuhannya hanya sebesar 3,96 juta ton. Dengan demikian, masih terdapat surplus 2,41 juta ton,” ujar Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, di Semarang, Kamis, 2 November 2023.

Ia mengatakan, pangan menjadi prioritas utama dalam pembangunan ekonomi nasional sebab merupakan kebutuhan dasar yang paling esensial bagi manusia untuk mempertahankan hidup.

BACA JUGA: Ketua DPRD Jateng: Harga Beras Naik Bakal Memicu Petani Berbondong-bondong Garap Sawah

Menurutnya, produksi beras yang surplus menunjukkan perhatian serius Pemprov Jateng pada persoalan pangan. Berbagai program Pemprov Jateng lakukan untuk memastikan masyarakat dapat menjangkau pangan, salah satu komoditasnya adalah beras.

“Selain itu, upaya menjaga stok pangan juga dalam rangka untuk mengendalikan angka inflasi,” tutur Nana.

Lebih lanjut, Nana mengaku akan terus melakukan langkah-langkah untuk menjaga ketahanan pangan di wilayahnya.

“Sudah banyak program dilakukan misalnya Gerakan Pangan Murah (GPM) di daerah-daerah yang memiliki kemiskinan ekstrem, dan sebagainya,” katanya.

BACA JUGA: Tahun Ini Impor Beras Lebih Sulit, Bulog Jateng Targetkan Pengadaan Beras 2 Ribu Ton Lebih pada 2024

Persediaan beras Jateng cukup hingga April 2024

Di lain pihak, Perum Bulog Perwakilan Jawa Tengah memastikan persediaan beras di provinsi ini mencukupi hingga April 2024.

“Stok sangat cukup, termasuk kalau ada penugasan tambahan dari pemerintah,” ujar Kepala Perum Bulog Wilayah Jawa Tengah, Ahmad Kholisun, di Semarang, Kamis, 2 November 2023.

Kholisun mengatakan, persediaan beras Bulog Jawa Tengah saat ini mencapai 195 ribu ton. Adapun kebutuhan penyaluran beras di Jawa Tengah pada 2023 ini, kata Kholisun, mencapai 235 ribu ton.

Bulog Jawa Tengah, lanjutnya, memperoleh penugasan untuk penyaluran bantuan pangan tahap satu dan dua, serta tambahan pada Desember 2023.

BACA JUGA: Harga Beras Melonjak Naik Akibat Kekeringan Ekstrem, Ketua DPRD Jateng: Bagus, Bikin Petani Semangat Garap Sawah

“Ada 22.500 ton bantuan pangan untuk Desember,” tuturnya.

Kholisun menjelaskan pada November dan Desember 2023 wilayah Jawa Tengah sudah akan turun hujan. Ia menuturkan, dengan mulainya masa tanam, maka pada Maret 2024 sudah akan panen raya untuk kembali memenuhi persediaan Bulog.

Sementara itu, sebanyak 7 ribu ton beras impor asal Kamboja mulai masuk ke Jawa Tengah pada November 2023.

Kholisun menyebut beras impor tersebut terkhususkan untuk membantu Bulog dalam memenuhi penugasan pemerintah. (ant)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp