Akhirnya, warga desa menaiki mobil sapi untuk bepergian seperti mengikuti pengajian. Kondisi itu disebut sangat memprihatinkan karena berisiko kecelakaan.
“Dampaknya di Jawa Tengah itu karena angkutan di desa tidak ada, orang tuanya tidak mampu, angka putus sekolahnya meningkat, perkawinan usia anak juga meningkat, stunting dan sebagainya,” beber dia. (*)
Editor: Farah Nazila




