Menurut Bagja, saat ini yang paling penting adalah menyusun rumusan masalah sekaligus solusi sebelum tahapan pemilu mulai berjalan masif pada 2027.
BACA JUGA: PDIP Jateng Roadshow ke Semarang, Konsolidasi Mesin Partai dan Kawal Janji Kampanye
“Kita harus mulai sekarang menyusun masalahnya, mencari solusinya, dan kapan bergeraknya untuk melakukan kerja sama di antara negara-negara ASEAN,” ujarnya.
Ia memperkirakan intensitas kampanye digital pada Pemilu 2029 akan jauh meningkat ԁibanding pemilu sebelumnya. Karena itu, penguatan tata kelola platform digital menjadi hal mendesak agar ruang digital tetap sehat dan tidak ԁipenuhi manipulasi informasi politik.
“2028 itu akan terjadi peningkatan kampanye yang besar di seluruh Indonesia, khususnya untuk pemilu nasional,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





