MAGELANG, beritajateng.tv – Untuk membangun semangat berjuang, atlet-atlet Pelatda Jawa Tengah (Jateng) yang bakal berlomba di PON 2024 Aceh – Sumut mendapat pelatihan fisik dan mental dalam Character Building yang berlangsung di Lapangan Rindam IV/Diponegoro, Magelang.
Sekitar 500 atlet dari 52 cabang olahraga (cabor) akan mengikuti berbagai pelatihan militer selama tiga hari, Selasa – Kamis, 27 – 29 Februari 2024.
“Tidak ada prestasi yang datang tanpa melalui perjuangan. Karena itu, kalian harus berlatih keras guna meraih prestasi tertinggi dalam PON 2024 di Aceh – Sumatera Utara,” kata Komandan Rindam IV/Diponegoro Kolonel A Hadi Al Jufri saat memberikan wejangan dalam upacara pembukaan, Senin, 26 Februari 2024.
Dalam kesempatan tersebut, Hadi menyebut bahwa atlet yang akan berlomba di PON 2024 Aceh – Sumut juga harus bisa mengenali atau mengetahui kekuatan sendiri dan mengetahui kekuatan lawan. Dengan mengetahui hal itu, atlet harus bertempur 1000 kali maka akan mendapat kemenangan.
“Kalau lawan bersiap 10 kali, kita harus 20 kali. Kalau sama-sama 10 kali, nanti hasilnya bergantung nasib,” ucapnya.
BACA JUGA: Berangkatkan 750 Atlet ke PON XXI Aceh-Sumut 2024, KONI Jateng: Harapannya Bisa Raih 45 Medali Emas
Setelah pembekalan oleh Komandan Rindam, selanjutnya adalah sesi menggembleng mental oleh Komandan Dodik Bela Negara Letkol Slamat Riyadi. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, Selasa – Kamis, 27 – 29 Februari 2024.
Slamet Riyadi pun menekankan agar para atlet memanfaatkan waktu yang pendek untuk menyerap ilmu tentang karakter demi meraih prestasi pada PON XXI nanti.
Peresmian sekaligus tali asih
Rencananya, di sela-sela acara Character Building juga akan ada peresmian Atlet Pelatda PON XXI Jateng oleh Pj Gubernur Nana Sudjana. Adapun peresmian ini berlokasi di Lapangan Rindam, Rabu, 28 Februari malam.
Peresmian tersebut bukan berarti Pelatda baru mulai. Namun, KONI Jateng sudah menggelar pemusatan latihan daerah sejak 1 Februari.
“Untuk persiapan PON, Pelatda sudah melakukannya sejak 1 Februari. Bahkan cabang-cabang olahraga sudah memulainya secara mandiri,” kata Wakil Ketua Umum II KONI Jateng, Soedjatmiko.
Acara lain yang berlangsung bersamaan dengan Peresmian Atlet Pelatda adalah penyerahan tali asih kepada atlet Jateng yang membela kontingen Indonesia pada Asian Games 2022 di Hangzhou, China.
Pada Asian Games 2022, atlet Jateng berhasil menyumbang dua medali emas. Nama atlet tersebut Amelya Nur Sifa (Temanggung, sepeda BMX) dan Tri Wahyu Bawono (Demak, dayung).
Kemudian, dua perak dipersembahkan oleh Kiromal Katibin (Batang, panjat tebing) dan Tri Wahyu Bawono (dayung). Serta empat perunggu dipersembahkan oleh Tharisa Dea Florentina (Kab Semarang, wushu), Sunu Wahyu Trijati (Tegal, soft tenis), Tri Wahyu Bawono (dayung), serta Dora Aulia dan Frisca Karisma (Jepara dan Banyumas, sepak takraw).
BACA JUGA: KONI Jateng Tak Segan Tarik Dana Jika Ada Penyimpangan
Untuk pelatih, juga ada empat orang yang mengantar atletnya meraih medali. Yaitu Kuat (medali emas, perak dan perunggu/Blora, dayung), Mahmud Fauzan Efendi (perak, Surakarta, panjat tebing), Triyanto Budi Santoso (perak, Sragen, panjat tebing) dan Tri Aji (Semarang, perunggu, sepak takraw). (*)
Editor: Farah Nazila





