BACA JUGA: Perayaan Imlek di Klenteng Tay Kak Sie Semarang Tanpa Hiburan Barongsai, Ini Jadwal Lengkapnya
Lebih lanjut, sebagai salah satu keturunan Tionghoa asal Yogyakarta, Cyndo mengaku kagum dengan kultur yang masih bertahan di Kawasan Pecinan Semarang. Apalagi, di tempat kelahirannya, kultur Tionghoa seakan telah memudar.
“Karena kebetulan saya juga warga keturunan Tionghoa, kalau di Jogja kultur Tiongkok tidak sebesar Semarang. Bahkan Kawasan Pecinan di Jogja nggak banyak. Terus saya pindah ke Semarang melihat kompleks Pecinan di Semarang sangat besar dan itu ada bangunannya, ada kultur fisiknya, dan ada perilakunya, jadi ngeliatnya kontras banget,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





