Dalam forum tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebut Blora telah mengusulkan sekitar 61.006 hektare lahan sebagai LP2B. Atau mencapai 88,23 persen dari total lahan baku sawah seluas 69.145 hektare. Angka itu melampaui target nasional yang ditetapkan sebesar 87 persen.
BACA JUGA: Tagih Janji Bulog, Petani Tebu Blora Tumpahkan 18 Truk Tebu di Depan Pabrik Gula
Sementara itu, Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah di Jawa Tengah dalam mempercepat penetapan lahan pertanian berkelanjutan. Hal itu guna menjaga ketahanan pangan sekaligus memberikan kepastian tata ruang bagi pembangunan daerah.
Dengan capaian LP2B sebesar 88,23 persen, Blora kini memiliki landasan yang lebih kuat untuk merealisasikan berbagai proyek strategis di sektor pendidikan, investasi, dan penataan ruang wilayah tanpa mengabaikan komitmen menjaga lahan pertanian produktif. (*)
Editor: Farah Nazila




