BACA JUGA: Ojo Dumeh Fest 2026 Dorong Pelestarian Seni Budaya Lokal Kabupaten Semarang, Fokus Apresiasi dan Keberpihakan
Eko menyebut, tingginya partisipasi tersebut menunjukkan bahwa kesenian tradisional masih mendapat tempat di kalangan pelajar.
“Dari peserta (penari) saja, total ada 900-an siswa, mulai dari tingkat SD hingga SMA, yang ada di Kecamatan Tengaran turut berpartisipasi dalam lomba ini,” tegasnya.
Berdasarkan data panitia, peserta berasal dari puluhan satuan pendidikan di Kecamatan Tengaran. Mereka terdiri dari 24 SD serta tujuh SMP dan SMA yang mengikuti kegiatan tersebut.
Eko yang juga Ketua PGRI Kabupaten Semarang itu mengapresiasi seluruh peserta, guru pendamping, serta pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan lomba.
Menurutnya, kegiatan semacam ini penting untuk terus ԁigelar agar generasi muda tidak hanya mengenal kesenian tradisional sebagai sebuah pertunjukan, tetapi juga memahami sejarah dan nilai perjuangan yang ada di baliknya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





