Kepedulian Lingkungan Dapat Dimulai dari Peduli Persoalan Sampah

Para narasumber dalam Sosialisasi Non Perda " Pembangunan Masyarakat Berwawasan Lingkungan" yang digelar di aula Kantor Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Kamis (28/4/2022). (wahyu/beritajateng.tv)

SEMARANG, 29/4 (beritajateng.tv) – Masyarakat diminta peduli dengan kelestarian lingkungan di sekitarnya. Sebab, kepedulian terhadap lingkungan tersebut dapat menghindarkan masyarakat dari bencana alam.

Hal tersebut dikatakan Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto yang hadir secara daring dalam Sosialisasi Non Perda ” Pembangunan Masyarakat Berwawasan Lingkungan” yang digelar di aula Kantor Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Kamis (28/4/2022).

“Dampak lingkungan itu sangat besar sehingga semua masyarakat harus meningkatkan kepeduliannya agar bencana pun bisa terhindari. Itulah pentingnya membangun masyarakat yang berwawasan lingkungan,” katanya didampingi Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Semarang Wisnu Wahyudi.

Wisnu Wahyudi mengakui pembangunan masyarakat berwawasan lingkungan perlu dilakukan demi generasi berikutnya. Untuk itu, dibutuhkan kesadaran di tengah masyarakat yang dimulai dari kalangan terkecil yakni keluarga.

“Kesadaran untuk peduli terhadap lingkungan hidup bisa dibangkitkan dari keluarga. Hal itu dapat dilakukan dengan lebih peduli terhadap persoalan sampah di sekitar kita,” kata Wisnu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Semarang Heru Purwantoro juga mengakui sampah masih menjadi persoalan di sejumlah daerah. Oleh karena itu, semua pihak perlu mencari cara dalam pengolahan sampah agar tidak menumpuk.

Dari persoalan lingkungan, masyarakat juga perlu mengetahui kerusakan dan pencemaran lingkungan. Kerusakan lingkungan itu dapat berupa lahan kritis, erosi, sedimentasi, tanah longsor, banjir, dan penambangan minerba. Untuk pencemaran lingkungan berupa pencemaran air, udara, tanah, dan suara.

“Sampah diolah bisa menjadi berkah tapi kalau nggak diolah bisa jadi bencana. Karena, alam itu semestinya bersih. Jangan ada lagi sampah di sungai, sampah-sampah di kampung,” ujar Heru. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.