“Ada faktor psikologis serta asupan gizi yang perlu kita perhatikan dalam peristiwa (keracunan massal) itu. Lalu juga, banyak yang belum sarapan, sehingga kondisinya lemas,” ujarnya.
Lalu, ia juga mengatakan bahwa sebagain besar santri Ponpes di Batang itu sudah kembali sejak kondisi mereka membaik.(*)





