Jateng

Keselamatan Berkendara Jadi Kunci, Begini Panduan Mudik Sehat Bersama Anak dari IDAI

×

Keselamatan Berkendara Jadi Kunci, Begini Panduan Mudik Sehat Bersama Anak dari IDAI

Sebarkan artikel ini
Mudik Jawa Tengah | Mudik Anak | himbauan mudik lebih awal
Ilustrasi mudik sekeluarga. (Foto: Freepik)

SEMARANG, beritajateng.tv – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan orangtua untuk memprioritaskan vaksinasi dan keselamatan berkendara saat mudik dan libur panjang bersama anak. Persiapan yang matang dinilai penting untuk mencegah penularan penyakit sekaligus menekan risiko kecelakaan di perjalanan.

Menyambut musim mudik Lebaran 2026, IDAI merilis panduan lengkap bagi keluarga yang bepergian dengan anak. Rekomendasi ini mencakup perlindungan kesehatan hingga aspek keselamatan selama perjalanan agar momen liburan tetap aman dan nyaman.

Ketua Pengurus Pusat IDAI, DR. Dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp Kardio(K), mengimbau penerapan protokol kesehatan selama perjalanan.

BACA JUGA: Kasus Suspek Campak Tembus 10 Ribu di Awal 2026, IDAI Ingatkan Imunisasi Anak Cegah KLB

Orangtua sebaiknya menghindari keramaian, menjaga kebersihan tangan, mengajarkan etika batuk, serta menggunakan masker di ruang publik atau transportasi umum. Anak juga diingatkan untuk tidak berbagi barang pribadi guna mengurangi risiko penularan penyakit.

Dalam memilih destinasi wisata, IDAI mendorong orangtua lebih selektif, terutama dengan mempertimbangkan faktor cuaca dan potensi risiko lingkungan. Tempat wisata dalam ruangan dinilai lebih aman bagi anak selama musim hujan.

“Pilihlah destinasi di dalam ruangan (indoor) seperti museum, pusat sains/edukasi interaktif, perpustakaan anak, atau taman bermain dalam ruangan. Tempat-tempat ini menawarkan pengalaman seru sekaligus melindungi anak dari hujan dan keramaian yang berlebihan. Hindari lokasi yang rawan banjir, longsor, atau memiliki akses jalan licin,” kata Dr. Piprim saat beritajateng.tv konfirmasi pada Selasa, 17 Maret 2026.

Orang Tua Mesti Pantau Kondisi Kesehatan Anak Sebelum Berangkat Mudik

IDAI juga mengingatkan orangtua untuk memantau kondisi kesehatan anak sebelum berangkat serta mempersiapkan perlengkapan penting. Mulai dari obat-obatan dasar seperti parasetamol dan oralit, dokumen identitas anak, hingga perlengkapan cuaca seperti jaket dan jas hujan perlu disiapkan sejak awal.

Tak kalah penting, aspek keselamatan berkendara juga menjadi sorotan utama. Sekretaris Umum Pengurus Pusat IDAI, DR. Dr. Hikari Ambara Sjakti, Sp.A, Subsp HOnk(K), menegaskan bahwa kecelakaan lalu lintas masih menjadi penyebab utama kematian dan disabilitas pada anak secara global.

“Keselamatan anak di jalan adalah tanggungjawab mutlak orangtua. Jangan pernah menganggap remeh penggunaan car seat atau sabuk pengaman. Untuk perjalanan darat, pastikan anak menggunakan perlengkapan keselamatan yang sesuai dengan usia dan berat badannya,” jelas Dr. Hikari.

IDAI menekankan penggunaan car seat sesuai usia, larangan memangku anak saat berkendara, serta anjuran agar anak di bawah 12 tahun tetap duduk di kursi belakang. Untuk kendaraan roda dua, anak di bawah 6 tahun tidak boleh ikut serta, dan penggunaan helm standar menjadi kewajiban.

BACA JUGA: Tekankan No Gadget untuk Anak di Bawah 2 Tahun, IDAI Ungkap Risiko Nyata Screen Time

Selain itu, pengemudi juga harus dalam kondisi prima, tidak mengonsumsi alkohol atau obat yang memicu kantuk, serta beristirahat setiap 2–3 jam selama perjalanan jauh.

IDA juga menegaskan pentingnya memastikan imunisasi anak sebelum berangkat. Menurutnya, vaksinasi menjadi perlindungan utama di tengah tingginya mobilitas masyarakat yang berpotensi meningkatkan penularan penyakit seperti campak.

Vaksinasi menjadi benteng perlindungan anak dari penyakit. Ketika perlindungan sudah optimal, tentu akan memberikan ketenangan ekstra bagi orang tua selama liburan.

IDAI berharap perjalanan mudik dan liburan keluarga dapat berlangsung lebih aman, sehat, dan menyenangkan bagi anak maupun orangtua. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp