“Harusnya koperasi itu mengandalkan potensi internal dulu, simpanan pokok, simpanan wajib, simpanan sukarela. Baru kemudian berjalan membutuhkan dana atau pinjaman sesuai kemampuan. Nah, sekarang kan formatnya tidak jalan, pengurusnya masih belum bisa mahir secara manajemen, nanti kalau dipinjami bisa jadi hilang duitnya. Lebih repotnya lagi,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





