Olahraga

Kiper Andalan PSIS Semarang Tak Dipanggil Timnas, Ternyata Sampai Begini Cedera Adi Satryo

×

Kiper Andalan PSIS Semarang Tak Dipanggil Timnas, Ternyata Sampai Begini Cedera Adi Satryo

Sebarkan artikel ini
Adi Satryo Cedera Adi PSIS
Kiper PSIS Semarang, Adi Satryo, bersama Coach Gilbert Agius saat jumpa pers di Stadion Segiri Samarinda, Minggu, 12 Maret 2023. (Steve Arie/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, tak sertakan kiper utama PSIS Semarang, Muhammad Adi Satryo, dalam skuad yang hadapi laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Bahrain dan China.

Shin Tae-yong kali ini pilih Maarten Paes, Nadeo Argawinata, serta Ernando Ari sebagai penjaga gawang.

Sebelumnya, pada FIFA Matchday melawan Arab Saudi dan Australia, Adi Satryo sempat ikut bersama Timnas.

BACA JUGA: Krisis Striker Jelang Lawan Persija Jakarta, PSIS Semarang Bingung Otak-atik Lini Serang

Namun, cedera serius pada paha yang Adi alami saat laga pekan ke-7 BRI Liga 1 2024/2025 antara PSIS Semarang melawan Arema FC membuatnya absen.

Cedera itu terjadi setelah Adi hanya bermain selama 25 menit sebelum harus ditarik keluar lapangan.

Menurut laporan medis, Adi mengalami hematoma, yaitu penumpukan darah abnormal yang menyebabkan bagian pahanya hitam lebam.

“Kemarin sepaha hitam semua, karena memar,” kata Adi saat selepas sesi latihan di Lapangan Wisesa Mranggen, Demak, Rabu, 9 Oktober 2024.

BACA JUGA: PSIS Semarang vs. Persija Bakalan Sulit, Gilbert Agius: Kami Bukan Tim Terbaik, Pemain Penting Absen

Adi memanfaatkan kesempatan tidak dipanggilnya ke Timnas untuk fokus pada pemulihan.

“Dari PSSI kemarin juga sempat tanya kondisi saya,” ujar Adi.

Ia mengaku progres pemulihannya terus membaik meskipun belum sepenuhnya pulih.

Adi juga menyebutkan bahwa kuota normal untuk penjaga gawang di Timnas adalah tiga, dan ia tidak mempermasalahkan keputusan pelatih.

BACA JUGA: PSIS Semarang Kalah Melulu, Yoyok Sukawi: Putaran Kedua Jika Ada Pemain Kurang Jelas, Kita Buang

Adi merasa bersaing dengan kiper lain di Timnas menjadi pengalaman berharga, terlebih dengan kehadiran kiper diaspora Maarten Paes yang kini bermain untuk klub MLS, FC Dallas.

“Bagus dengan kehadiran Paes,” ujar Adi.

Ia menambahkan bahwa suasana kompetitif di Timnas justru membantu meningkatkan kualitas dirinya.

“Buat saya tidak ada masalah, justru menjadi kesempatan untuk meningkatkan diri sendiri,” tandasnya. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp