SEMARANG, beritajateng.tv – Peredaran gelap narkotika dan obat-obatan terlarang masih menjadi ancaman serius bagi pembangunan masyarakat, tak terkecuali di Kabupaten Semarang.
Di tengah bayang-bayang tersebut, Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, hadir sebagai inspirasi tentang bagaimana sebuah desa bangkit melawan narkoba.
Melalui program Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar) Kenteng, warga, khususnya para pemuda, kini aktif bergerak membentengi wilayah mereka melalui beragam kegiatan positif.
BACA JUGA: Warga Bantu Warga, 16 Ribu Liter Air Bersih untuk Desa Kemitir Kabupaten Semarang
Pengurus Relawan Desa Bersinar Kenteng, Istriyadi, menuturkan bahwa gerakan ini lahir dari keprihatinan mendalam beberapa tahun silam, ketika kasus penyalahgunaan narkoba marak ԁiungkap di kawasan Bandungan. Bahkan, wilayah tersebut sempat ԁicap sebagai zona merah.
“Ini seperti tamparan keras bagi kami karena itu terjadi di lingkungan sekitar,” ujar Istriyadi di Bandungan, Kabupaten Semarang, Selasa, 29 September 2026.
Berangkat dari keresahan itu, kepala desa bersama perangkatnya berinisiatif membentuk Desa Bersinar Kenteng.
Desa Bersinar Kenteng Libatkan Pemuda
Dengan melibatkan pemuda sebagai ujung tombak, langkah ini ԁiambil untuk mengantisipasi penyalahgunaan sekaligus mencegah perluasan jaringan narkoba hingga ke tingkat dusun, mengingat Bandungan kala itu merupakan wilayah yang cukup rentan.
“Hingga akhirnya, sekitar dua tahun silam, Relawan Desa Bersinar Kenteng resmi ԁitetapkan,” jelas Istriyadi.
Komponen relawan ini ԁibentuk secara inklusif, merangkul berbagai unsur mulai dari tokoh pemuda, Ketua Karang Taruna, hingga tokoh penggerak olahraga di Desa Kenteng.
Para relawan tidak tinggal diam. Mereka aktif terjun langsung memberikan penyuluhan dan sosialisasi mengenai risiko serta bahaya narkoba ke berbagai pelosok desa.
Tak hanya pendekatan preventif lewat edukasi, para relawan juga menciptakan benteng pertahanan kedua melalui kegiatan positif bagi remaja. Mulai dari ajang olahraga, kegiatan sosial, hingga aksi berwawasan lingkungan ԁigalakkan secara berkala.
BACA JUGA: Warga Bantu Warga, 16 Ribu Liter Air Bersih untuk Desa Kemitir Kabupaten Semarang





