SEMARANG, beritajateng.tv – Krisis air bersih yang mendera warga Dusun Ngoho, Desa Kemitir, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang memantik solidaritas warga Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan.
Pemuda Desa Kenteng yang tergabung dalam Gerakan Desa Bersih Narkoba (Bersinar) menyalurkan 16 ribu liter air bersih untuk warga Kemitir, Sabtu, 12 September 2026.
Air bersih ini diangkut menggunakan 11 unit mobil pikap dan menuju langsung kepada warga yang membutuhkan. Ini menyasar tujuh wilayah Rukun Tetangga (RT), di lingkungan Dusun Ngoho.
Salah seorang warga Dusun Ngoho, Zumaroh (33) mengatakan, krisis air bersih yang mendera warga Dusun Ngoho sudah berlangsung lebih dari tiga bulan.
Dia bilang, sejumlah sumur dalam instalasi Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di lingkungannya kering. Selama itu pula, akses air bersih warga hanya mengandalkan kiriman dari pihak lain.
Seperti pengiriman dari Badan Penanggulangan Bencana Darerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Semarang, para relawan, hingga komunitas yang peduli pada kesulitan warga Dusun Ngoho.
“Seperti hari ini, Air bersih datang dari warga Desa Kenteng, Bandungan,” katanya.
Untuk 750 KK
Kepala Desa (Kades) Kemitir, Puji Utomo, mengatakan, terdapat tujuh lingkungan RT yang mengalami kesulitan air bersih di Dusun Ngoho pada musim kemarau ini. Totalnya mencapai 750-an Kepala Keluarga (KK).
“Alhamdulilah, selama ini bantuan selalu datang untuk warga kami. Seperti hari ini kami, atas nama warga Ngoho mengapresiasi bantuan dari para pemuda Dusun Kenteng, Kecamatan Bandungan,” katanya.
Sementara itu, Pembina Gerakan Desa Kenteng Bersinar, Handika Gusni Rahmulya mengatakan, penyaluran air bersih itu merupakan gerakan warga bantu warga.
Hal ini untuk membangun solidaritas, karena Desa Kemitir sedang mengalami problem krisis air bersih. Warga setempat membutuhkan dukungan agar kebutuhan air bersih terpenuhi.
“Kami berharap semua warga bisa menikmati air bersih meski sedang kekeringan. Apalagi di Ngoho ini, pembagian air juga sudah terstruktur, jadi kondusif dan semua warga mendapatkan air,” katanya. (*)
Editor: Diaz A Abidin





