Jateng

Klaim Wisata Jateng jadi ‘Center of Gravity’ Nomor Satu di Indonesia, Ahmad Luthfi: Bali Kalah Pengunjungnya

×

Klaim Wisata Jateng jadi ‘Center of Gravity’ Nomor Satu di Indonesia, Ahmad Luthfi: Bali Kalah Pengunjungnya

Sebarkan artikel ini
Pariwisata Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat membuka Pameran UMKM 2026 di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, Kamis, 20 Agustus 2026. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

“Provinsi Jawa Tengah dari tahun 2024, 2025 dan 2026 sekarang dari mulai 9,58 turun lagi menjadi 9,29. Hari ini Provinsi Jawa Tengah bisa mereduksi angka kemiskinan 9,21 persen,” katanya.

BACA JUGA: Tempuran Waduk Fest 2026 Angkat Potensi Blora ke Panggung Dunia, Bupati Dorong Jadi Destinasi Wisata Unggulan

Adapun penurunan tersebut setara dengan sekitar 3,39 juta masyarakat yang keluar dari kategori miskin ekstrem maupun kelompok desil 1 hingga 4.

“3,39 juta masyarakat kita bisa kita reduksi angka kemiskinan, tidak miskin ekstrem atau desil 1, 2, 3, 4,” ujarnya.

Selain pariwisata dan pengentasan kemiskinan, Luthfi menyebut investasi sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah.

Ia mengatakan kepastian dan keamanan wilayah menjadi salah satu faktor yang dapat mendorong investor masuk ke Jawa Tengah. Selain itu, kemudahan perizinan, ketersediaan lahan, serta upah buruh yang kompetitif juga menjadi pertimbangan.

“Maka investasi di Jawa Tengah adalah tidak bisa kita andalkan dari PAD APBD yang 15 persen. 85 persen adalah investasi yang datangnya dari luar, dari dalam maupun regional,” jelasnya.

Luthfi menyebut nilai investasi yang masuk ke Jawa Tengah mencapai Rp110 triliun pada 2025. Sementara pada semester pertama 2025, investasi yang masuk ԁisebut mencapai Rp59 triliun dengan penyerapan tenaga kerja hampir 257 ribu orang. Ia mengatakan masuknya investasi tersebut turut mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah.

“Rp110 triliun untuk 2025. Semester ini, semester 1 2025 Rp59 triliun masuk di tempat kita dengan serapan kerja hampir 257.000. Nah, ini yang mengangkat Jawa Tengah sehingga pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah hari ini adalah sudah mendekati 5,80 di atas nasional,” pungkas Luthfi. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp