Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Semarang bekerja sama dengan Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) bakal terus menerjunkan dokter dan paramedis untuk menjaga kesehatan anjing.
Mereka melakukan pengecekan kesehatan pemberian injeksi vitamin, obat kutu dan pengobatan karena ada yang terluka.
Sejak penampungan pertama, tim medis sudah membantu melepas jerat tali di mulut dan leher terutama banyak anjing yang malnutrisi.
Bahkan, beberapa anjing yang teridentifilkkasi terkena penyakit cacing jantung. Oleh karena itu, Mbak Ita mengimbau kepada masyarakat agar tidak mengkonsumsi daging anjing karena dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang gawat.
“Untuk yang cacing jantung, dari hasil rapid di salah satu klinik Kota Semarang dapati, tetapi anjing sudah meninggal. Sementara kami dari Dinas mengirimkan 11 ekor anjing yang mati, kami sudah kirim sampel untuk cek rabies,” terang salah satu dokter hewan. (*)
Editor: Elly Amaliyah





