KONI Semarang Matangkan Strategi Hadapi Porprov Jateng 2023

KONI Semarang Matangkan Strategi Hadapi Porprov Jateng 2023

Semarang, 6/5 (BeritaJateng.tv) – Untuk mewujudkan target Juara Umum Porprov Jateng Tahun 2023, KONI Kota Semarang saat ini tengah mematangkan strategi melalui peogram-program perioritas.

Salah satunya penyelenggaraan Pra Porprov dan mematangkan data base atlet Kota Semarang dari masing-masing Induk Organisasi Cabang Olahraga (IOCO) dibawah naungan KONI Kota Semarang.

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Kerja KONI Kota Semarang yang digelar di Wee Nam Kee, Jalan Jangli Kota Semarang.

“Dan yang terpenting dalam Rapat Kerja ini, kita mulai memprofesionalkan para teman-teman IOCO dalam memberikan data base atlet yang nanti dipersiapkan untuk Porprov 2023. Karena dari data base itu menjadi langkah awal untuk menentukan strategi kedepan,” ujar Ketua KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara dalam pandangannya.

Menurut Arnaz yang juga Ketua Kadin Kota Semarang ini, untuk mengetahui kekuatan squat dalam Porprov 2023, sudah saatnya menggunakan Sport Inteligen.

“Karena dengan Sport Inteligen kita bisa melakukan pemetaan kekuatan dari sisi kelebihan dan kekurangan KONI Kota Semarang, sehingga bisa menentukan apa yang menjadi target ukuran kita dan saat porprov nanti kita sudah tahu minimal berapa emas dan maksimal berapa emas,” tambah Arnaz.

Dalam kesempatan tersebut, Arnaz juga berpesan untuk memberikan kemudahan-kemudahan bagi atlet-atlet yang akan bermutasi kembali ke Kota Semarang.

“Berikan kemudahan bagi atlet yang akan kembali bermutasi di Kota Semarang. Tentu harus dipersiapkan regulasinya,” tandas Arnaz.

Anggaran Cabor

Meski dua tahun hampir tidak ada latihan dan pertandingan karena pandemi, tapi KONI Kota Semarang tetap mematok target Juara Umum Porprov Jateng 2023.

“Target pasti Juara Umum Porprov 2023, tapi sekarang dengan perkembangan jaman yang berbeda apalagi era pandemi, dua tahun hampir tidak ada latihan dan itu tidak hanya di Semarang, hampir semuanya melakukan restart pembinaan kebugaran para atlet sehingga kita juga harus genjot untuk tahun 2023 ini,” tambahnya.

Selain genjot kebugaran dan tes fisik, untuk anggaran 2022 yang diberikan untuk IOCO rata-rata lebih besar untuk pertandingan-pertandingan dan mengadakan banyak pertandingan.

“Karena indikator sebuah keberhasilan atlet itu kalau banyak bertanding dan tentunya banyak melakukan kebugaran tubuh (tes fisik),” ujarnya.

Sejauh ini lanjut Arnaz, atlet-atlet Kota Semarang telah siap mengikuti ajang olahraga empat tahunan ini di Jawa Tengah.

“Alhamdulillah atlet-atlet kita dalam Program Semarang Emas (PSE) sudah kita siapkan,” pungkas Arnaz. (Ak/El)

Leave a Reply

Your email address will not be published.