Jateng

Kronologi Dugaan Perundungan Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran, Berawal dari Selebrasi

×

Kronologi Dugaan Perundungan Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran, Berawal dari Selebrasi

Sebarkan artikel ini
Perundungan siswa
Arief Prasetyo (48), orang tua siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran, Kabupaten Semarang, korban perundungan saat memberikan keterangan kepada awak media, di Langensari, Kecamatan Ungaran Barat, Senin 28 Desember 2026. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

Pada hari Jumat 25 September 2026 murid tersebut belum masuk sekolah. Pihak sekolah lantas mendapat kabar siswa tersebut telah menjalani perawatan di rumah sakit, karena mengalami demam tinggi. Sehingga pihak sekolah melalui wali kelas melakukan komunikasi dengan orang tua.

“Esoknya, orang tua datang ke sekolah. Dalam pertemuan tersebut kami sampaikan kronologis sesuai dengan keterangan yang sebelumnya disampaikan dari para murid,” katanya.

Terduga Pelaku Kekerasan Terima Konsekuensi

Masih kata Yosita, para murid yang dugaanya terlibat dalam perundungan, telah menerima konsekuensi yang lebih berat dari murid- murid lainnya.

“Mereka juga masih menjalani konsekuensi berupa pembinaan penguatan mental spritual di program Bengkel Akhlak sekolah,” katanya.

Kedepan, kata Yosita, sekolah sudah berbicara dengan orang tua yang menjadi korban. Ada satu titik temu, setelah pihak sekolah menyampaikan upaya yang diberikan dalam menyikapi persoalan tersebut.

BACA JUGA: Rencana Pemerintah Ngebor 19 Titik Geothermal di Jawa Tengah Terungkap

Termasuk juga sudah menghubungi orangtua anak yang terlibat untuk membantu memediasi.

“Masih menunggu waktu yang tepat antar orang tua korban maupun orang tua pelaku untuk bisa mediasi,” kata Yosita.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang murid kelas IV Ahmad Dahlan SD Hj Isriati Moenadi Ungaran diduga menjadi korban perundungan yang dilakukan oleh temannya di sekolah tersebut.

Akibat tindakan tersebut, korban tidak hanya mengalami trauma dan harus menjalani perawatan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD), di sebuah rumah sakit, di Kota Semarang. (*)

Editor: Diaz A Abidin

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp