“Akan tetap buka, tapi setelah tujuh hari, soalnya Pak Paimo abis meninggal. Bukanya setelah tujuh hari baru buka lagi,” katanya.
BACA JUGA: Viral Lekker Paimo Semarang, Penjual Galak Tapi Laris Banget!
Adi menambahkan, selain terkenal sebagai pemilik usaha kuliner legendaris yang sukses, Paimo juga adalah pribadi yang sederhana dan dekat dengan keluarga serta para karyawannya.
“Baik sama saudara-saudaranya. Semua karyawan dia ajarin. Walau saya jarang ke sini pasti merasa kehilangan,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





