Pendidikan

Tingkatkan Penanganan Konflik Sosial, Bakesbangpol Gelar Diskusi Bersama Pelajar

×

Tingkatkan Penanganan Konflik Sosial, Bakesbangpol Gelar Diskusi Bersama Pelajar

Sebarkan artikel ini
konflik sosial
Guna meningkatkan kewaspadaan nasional serta kualitas dan fasilitas penanganan konflik sosial, Bakesbangpol gelar diskusi bersama pelajar. (Arie Budi Kristanto Wibowo/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv –  Berkaca beberapa waktu belakangan, banyak sekali terjadi tindak kejahatan yang para pelakunya masih usia pelajar. Menyoal konflik sosial itu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Semarang mengadakan diskusi yang melibatkan siswa SMP, SMA maupun SMK dan para guru.

Perbincangn tersebut bertajuk “Peningkatan Kewaspadaan Nasional dan Peningkatan Kualitas dan Fasilitas Penanganan Konflik Sosial”. Acara itu berlangsung di Aula Kantor Dispertanikap Kabupaten Semarang, Kamis (13/4/2023).

Agenda tersebut merupakan bentuk keprihatinan terhadap beberapa tindak kejahatan yang belakangan terjadi. Kejadian konflik sosial itu di antaranya kejadian klitih, narkoba, maupun pembegalan yang pelakunya masih berstatus pelajar.

“Ini kan menjadi sebuah keprihatinan kita dari Bakesbangpol. Bagaimana kita bisa meningkatkan nilai-nilai moral kepada generasi kita kepada masyarakat,” ujar Kepala Bakesbangpol, Petrus Triyono.

Sehingga, melalui adanya diskusi tersebut, para pelajar harapannya dapat menghindari hal-hal buruk tersebut. Selain itu, juga agar mereka tidak terkontaminasi dengan paham-paham radikal.

Bakesbangpol Pahamkan Masyarakat untuk Meminimalisir Konflik Sosial

Di sisi lain, media sosial pun menjadi sorotan sebagai media pemberitaan konflik-konflik tadi.

“Ternyata media sosial digital ini juga harus kita waspadai. Di satu sisi ada sisi positifnya, tetapi di satu sisi ada sisi negatifnya,” paparnya.

Selain itu, Bakesbangpol juga bekerja sama dengan para mitra kerja seperti FKDM dan FORKOS Serasi yang membawahi ormas-ormas yang ada di Kabupaten Semarang. Dengan adanya jaringan yang luas yang mitra kerja tersebut miliki, harapannya mereka bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat di sekitarnya.

“Temen-temen ormas ini kan jaringannya luas, mungkin akan lebih efektif jika temen-temen ormas yang bisa bergerak memberikan pemahaman-pemahaman yang ada di sekitarnya,” ujarnya.

Petrus mengatakan, Bakesbangpol juga memiliki program “Bakesbangpol Goes To School” sebagai upaya sosialisasi di lingkup lembaga pendidikan. Sosialiasasi yang diberikan pun beragam mulai dari sosialisasi anti narkoba, anti terorisme dan paham radikal, dan peningkatan nilai-nilai kebangsaan dan sila Pancasila.

“Ini sebagai upaya kita untuk bisa meningkatkan nilai-nilai moral di lingkup sekolah,” pungkasnya. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp