Anto menegaskan PSIS bukan milik pribadi, melainkan milik seluruh warga Semarang. Ia bahkan menyatakan kesiapannya melepas kendali jika ada pihak yang lebih siap mengelola klub.
Selain itu, ia berencana menemui Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, guna membahas langkah penyelamatan PSIS agar tetap menjadi kebanggaan kota. (*)





