SEMARANG, beritajateng.tv – Owner Kendal Tornado FC, Yunianto alias Anto, memilih langkah berani dengan menggelar laga kandang melawan PSIS Semarang tanpa kehadiran penonton. Pertandingan itu akan berlangsung di Stadion Jatidiri Semarang pada Jumat, 7 November 2025.
Keputusan tersebut muncul setelah berbagai pertimbangan matang dari manajer, panitia pelaksana, dan pihak kepolisian.
Anto menegaskan keputusan itu murni berasal dari pihak Tornado FC tanpa tekanan dari manajemen PSIS Semarang maupun sang CEO Yoyok Sukawi.
Laga Tornado FC kontra PSIS sebenarnya berpotensi menyedot perhatian besar karena rivalitas lama antara Yunianto dan Yoyok Sukawi terkait kepemilikan saham PSIS.
BACA JUGA: PSIS Semarang Tetapkan Ega Raka Pelatih Kepala Baru, Langsung Hadapi Kendal Tornado FC Pekan Ini
Banyak pihak menyebut duel tersebut sebagai laga Derby Jawa Tengah. Namun, demi keamanan dan ketertiban, pertandingan akhirnya berlangsung tanpa suporter.
Lewat akun Instagram pribadinya, @anto_van_java, Anto menyampaikan permintaan maaf pada Panser Biru dan Snex.
Ia berharap suporter PSIS memahami situasi ini serta tetap memberikan dukungan dari rumah melalui tayangan Sinpo TV atau Vidio.
“Mohon maaf, laga Tornado FC melawan PSIS berlangsung tanpa penonton. Tidak ada intervensi pihak mana pun karena ini jatah kandang Tornado,” tulis Yunianto dalam unggahannya, Selasa, 4 November 2025.
Owner Kendal Tornado FC ajak CEO PSIS Semarang nonton laga bareng di Jatidiri
Menariknya, Yunianto juga mengajak Yoyok Sukawi menonton laga tersebut bersama. Ia ingin berdialog mencari solusi terbaik bagi masa depan PSIS yang sedang terpuruk di awal musim Pegadaian Championship.
Dari delapan laga, PSIS belum sekali pun menang dan hanya mengoleksi dua hasil imbang. “Selagi tanpa penonton, monggo Mas Yoyok nonton bareng sama saya. Kita cari jalan keluar bersama untuk tim kebanggaan Semarang,” ujarnya.
BACA JUGA: Bungkam Persiku Kudus 2-0, Kendal Tornado FC Siap Tutup Putaran Pertama Taklukkan PSIS Semarang





