“Luas lahan yang dibutuhkan sekitar 1.000 meter persegi, dengan kriteria lahan harus jelas status hukumnya, legal kepemilikannya, strategis secara ekonomi, serta tidak berada di kawasan rawan bencana,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Jejeruk, Sri Purnawati, menyebut pembangunan kantor KDMP di desanya telah mencapai 55 persen. Pembangunan targetnya rampung pada Maret 2026.
“Nanti KDMP Desa Jejeruk akan melayani penjualan pupuk dan gas LPG,” kata Sri.
BACA JUGA: Pabrik Gula GMM Terhenti Giling Sejak Oktober, Ribuan Petani Tebu Blora Desak Solusi Cepat
Ia juga menargetkan seluruh warga Desa Jejeruk menjadi anggota koperasi. Saat ini jumlah penduduk desa tersebut sekitar 1.200 jiwa.
Dengan keterbatasan lahan yang masih ratusan desa hadapi, keberhasilan program KDMP di Blora kini sangat bergantung pada percepatan solusi lahan agar target nasional 2026 dapat tercapai. (*)
Editor: Farah Nazila













