SEMARANG, beritajateng.tv – Menjelang Piala Dunia U17 2025 yang akan berlangsung di Qatar dari 3-27 November, Timnas U17 Indonesia kini memasuki tahap persiapan yang paling penting yakni pemusatan latihan (TC) di Dubai, Uni Emirat Arab. Langkah ini sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan kemampuan, mempersiapkan mental, dan mencari formasi yang optimal sebelum skuad Garuda Muda berangkat ke negeri gurun.
Pemilihan Dubai bukan tanpa alasan. Cuaca panas dan kering di Uni Emirat Arab memang mendekati keadaan cuaca di Qatar. Harapannya, Timnas U17 dapat dengan cepat beradaptasi dengan kondisi saat bermain dan tetap fit secara fisik. Selain itu, Dubai memiliki fasilitas latihan dan stadion yang sangat baik untuk menyambut tim internasional, serta memudahkan pengaturan pertandingan persahabatan antar benua.
TC di Dubai juga menjadi momen penting. Dari 27 pemain yang dipanggil untuk TC ini, nantinya hanya 21 pemain yang akan dibawa ke Piala Dunia. Proses pemangkasan ini berdasarkan evaluasi mendalam, baik dari segi fisik, teknik, taktik, maupun aspek mental.
BACA JUGA: Hasil Laga Timnas Putri U17 Indonesia Vs Myanmar, Harapan Pupus Usai Kekalahan Tipis
Rangkaian Pertandingan Uji Coba Internasional Timnas U17
Selama berada di Dubai, Timnas U17 akan menghadapi tiga tim kuat dalam uji coba internasional, yaitu Paraguay, Afrika Selatan, dan Panama. Jadwal ini untuk mendekatkan pemain dengan intensitas pertandingan internasional serta melihat bagaimana tim asuhan Nova Arianto akan merespons berbagai taktik.
Kemarin, 17 Oktober 2025, 26 pemain berangkat lebih dulu ke Dubai, sementara satu pemain, Mike Rajasa, akan menyusul pada 2 November karena harus memenuhi komitmen dengan klubnya, Jong Utrecht.
Uji coba internasional ini sarana untuk mengevaluasi komposisi tim yang terbaik, meningkatkan koordinasi antara lini belakang, tengah, dan depan, serta membangun chemistry antara pemain dalam situasi kompetitif.
Semangat dan Tantangan Menuju Qatar
Bagi Timnas U17, usaha menuju Piala Dunia bukan sekadar impian, tetapi juga tanggung jawab untuk generasi muda demi meningkatkan reputasi sepak bola Indonesia di pentas dunia. Mereka berada di Grup H bersama Brasil, Honduras, dan Zambia. Dalam grup ini, menjadi target untuk setidaknya menempati posisi juara atau runner-up agar bisa lolos langsung. Apabila berada di urutan ketiga, masih ada kesempatan melalui jalur delapan tim terbaik peringkat ketiga.
Proses TC di Dubai dan pertandingan uji coba internasional menjadi penentu apakah Timnas U17 benar-benar siap menghadapi tekanan dalam turnamen tingkat dunia. Selain kemampuan individu, kerja sama taktis, stamina, adaptasi terhadap cuaca, dan ketahanan mental juga akan diuji. Jika tahap ini berlalu dengan baik, maka peluang bagi Indonesia untuk tampil lebih baik daripada edisi sebelumnya akan semakin terbuka.
Langkah Timnas U17 di Dubai tidak hanya sebagai persiapan, tetapi sebagai fondasi meraih prestasi di Qatar. Semoga usaha mereka dapat mencuri perhatian dunia dan menginspirasi generasi penerus sepak bola Indonesia. (*)





