Dia berkata, pelaksanaan latihan tahun ini melibatkan personel dari sejumlah komando daerah militer di Indonesia, yakni Kodam Jaya, Kodam III/Siliwangi, Kodam IV/Diponegoro, dan Kodam V/Brawijaya.
Keterlibatan sejumlah satuan tersebut dia nilai membuka kesempatan lebih luas bagi prajurit Indonesia untuk bertukar pengalaman dengan militer Australia.
David mengatakan, materi latihan juga disesuaikan dengan kebutuhan kedua negara. Termasuk pertukaran pengetahuan mengenai kesehatan tempur, kemampuan menembak, dan bela diri.
Latihan Berikutnya Berlangsung di Darwin
Setelah pelaksanaan di Semarang berakhir, Latma Wirra Jaya Ausindo terjadwal kembali berlangsung di Australia pada 2027. Darwin di wilayah utara negara tersebut menjadi lokasi yang David sebut.
Dia mengatakan, latihan bersama tersebut telah berlangsung sejak sekitar 2013. Saayt ini, kata dia, terus mengalami penyesuaian sesuai kebutuhan kedua negara.
BACA JUGA: Indonesia Vs Jerman, Ter Stegen Geser Posisi Maarten Paes di Ajax Amsterdam
Pada pelaksanaan tahun ini, materi latihan turut mempertimbangkan pengalaman operasi TNI di sejumlah wilayah penugasan, termasuk Lebanon Selatan, Kongo, dan Papua.
David berharap pertukaran pengalaman dan keterampilan melalui latihan bersama dapat memperkuat hubungan militer Indonesia-Australia. Sekaligus meningkatkan kesiapan prajurit dalam menghadapi berbagai situasi operasi.
“Saya sangat bangga bahwa latihan ini dapat terlaksana dengan lancar dan aman,” katanya. (*)
Editor: Diaz A Abidin





