BLORA, beritajateng.tv – Sebanyak lima desa di Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, sukses melaksanakan seleksi pengisian perangkat desa. Proses seleksi yang berlangsung secara terbuka dan transparan tersebut harapannya dapat menghasilkan aparatur desa yang kompeten untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blora, Yayuk Windrati, mengatakan lima desa yang menggelar seleksi perangkat desa yakni Desa Jagong, Kalangrejo, Kemiri, Cungkup, dan Plosorejo.
Menurutnya, proses penjaringan terlaksana setelah pemerintah desa mengajukan permohonan pengisian jabatan perangkat desa kepada Pemerintah Kabupaten Blora.
“Seleksi ini terlaksana sesuai prosedur yang berlaku dan terlaksana secara terbuka agar menghasilkan perangkat desa yang profesional serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Yayuk, Sabtu, 27 Juni 2026.
Ia menjelaskan, para peserta telah melalui sejumlah tahapan seleksi. Mulai dari pendaftaran, verifikasi administrasi, penyaringan berkas, tes tertulis, hingga tes praktik komputer.
Tes komputer dipusatkan di SMK Negeri 1 Kunduran, sedangkan tes tertulis dilaksanakan di masing-masing desa sesuai kebutuhan dan kondisi setempat.
BACA JUGA: Desak DPR Segera Sahkan RUU Pemilu, Kopri Jateng: Mengapa Sangat Lambat?
Seluruh rangkaian seleksi mendapat pemantauan langsung dari Dinas PMD Kabupaten Blora bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kunduran guna memastikan proses berjalan objektif, transparan, dan akuntabel.
Yayuk menegaskan, pelaksanaan seleksi merupakan bagian dari upaya memenuhi kebutuhan perangkat desa. Agar roda pemerintahan dan pelayanan publik di tingkat desa dapat berjalan lebih optimal.
Ia menambahkan, peserta yang ternyatakan lolos seleksi selanjutnya akan menjalani tahapan pengambilan sumpah dan janji jabatan sebelum resmi bertugas sebagai perangkat desa.
“Kami berharap perangkat desa yang terpilih dapat segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawabnya. Sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan semakin baik dan efektif,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Blora juga berharap proses pengisian perangkat desa melalui mekanisme seleksi terbuka dapat terus menjaga profesionalisme aparatur pemerintahan desa. Sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa. (*)
Editor: Farah Nazila





