LKPP RI Kembangkan Sistem Robot AI, Bisa Gantikan Kerja Pegawainya

Ketua LKPP RI Hendrar Prihadi. /Foto: Doc. LKPP.

Jakarta, 7/11 (BeritaJateng.tv) – Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Hendrar Prihadi menyinggung soal arah pengembangan kerja lembaganya yang menuju pada penerapan sistem robot atau AI.

Untuk itu pria yang akrab disapa Hendi tersebut menekankan pentingnya para pegawai segera menyesuaikan diri, sehingga pekerjaannya tidak tergantikan oleh robot atau sistem AI.

Adapun dalam pengarahannya pada seluruh pegawai LKPP, dia meminta jajarannya untuk mengembangkan diri pada kemampuan yang tidak dapat diterapkan pada sistem robot atau AI.

“Saya harap kawan-kawan memiliki kemampuan emosional (rasa kedekatan), imajinasi (memiliki solusi pada setiap permasalahan), kreativitas, dan etika (budaya dan sopan santun). Apabila kemampuan ini kita miliki sebagai pegawai dan jika dikelola dengan baik justru akan membuat LKPP semakin lebih baik,” kata Hendi.

Hendi juga mengajak seluruh pegawai LKPP menerapkan pola bekerja “ABCDE” di era kemajuan teknologi informasi saat ini. Pertama, Adaptive yakni harus luwes (berjalan berdasarkan aturan namun tetap bisa menyesuaikan dengan kondisi yang ada); Kedua, Beyond melampaui batas atau out of the box; Ketiga, Creative dalam mencari solusi dan ide; Keempat, Do Your Best dengan mengerahkan yang terbaik yang kita punya; Kelima, Extraordinary dengan hasil kerja luar biasa dan tidak boleh hanya rata-rata.

“Jangan setengah-setengah karena hasil kerja ada akan menjadi sebuat rapot. Tunjukan yang terbaik, sepanjang itu tidak untuk kepentingan pribadi, sepanjang itu tidak masuk ke kantong pribadi dan sepanjang itu tidak melanggar aturan, kewajiban kita harus kerjakan dan hak juga harus terpenuhi,” ujar Hendi.

Tidak lupa, Hendi mengingatkan kembali mengenai tugas besar dari Presiden RI Joko Widodo untuk LKPP di antaranya mendorong pemakaian Produk Dalam Negeri, menyusun regulasi kebijakan proses pengadaan yang transparan, dan mendorong keterlibatan UMK-Koperasi dalam proses pengadaan dengan menerapkan tiga arah kebijakan yang dikembangkannya. Arah kebijakan tersebut yakni T: Trusted (membangun sistem pengadaan yang terpercaya); O: Open (membangun sistem pengadaan yang terbuka); dan P: Participative (mendorong keterlibatan UMK-Koperasi).

Di akhir arahannya, Hendi mengajak seluruh pegawai LKPP untuk mengeluarkan seluruh energi baik untuk membuat LKPP maju berkembang serta berkontribusi bagi bangsa dan negara.

“Maju bersama, tanggung jawab bersama, dan bergerak bersama menjadi kekuatan kita. Kita harus membuat organisasi ini semakin kokoh dan tidak kaku, semua harus bekerja sebagai satu kesatuan, saling peduli, dan tidak ada like/dislike,” tutur Hendi.

Sejalan dengan itu, Sekretaris Utama LKPP Robin Asad Suryo mengatakan arahan Kepala LKPP diharapkan dapat meningkatkan kinerja organisasi baik di tingkat Lembaga maupun di tingkat Unit Organisasi di Lingkungan LKPP. (Ak/EL)

Leave a Reply