Nasional

Lonjakan Harga Plastik Imbas Perang, Pemprov Jateng Minta Warga Gencarkan Zero Plastic

×

Lonjakan Harga Plastik Imbas Perang, Pemprov Jateng Minta Warga Gencarkan Zero Plastic

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi botok plastik. (Pexels/Pixabay)
Ilustrasi botok plastik. (Pexels/Pixabay)

“Memang kita harus mulai lagi mendorong ke arah zero waste. Kalau dulu kan sempat ada zero plastic terus berhenti, itu yang harus kita dorong lagi,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan tersebut dapat menjadi solusi jangka panjang di tengah dinamika harga bahan baku plastik global.

Sementara itu, dari sisi impor, Emmy memastikan hingga saat ini belum ada gangguan terhadap pasokan bahan baku dari luar negeri. Ia menjelaskan, Jawa Tengah tidak terlalu bergantung pada bahan baku dari Amerika Serikat, sehingga dampak konflik global terhadap impor relatif terbatas.

“Untuk impor saat ini belum ada, masih aman. Tidak banyak mengambil bahan baku dari Amerika,” tandas Emmy.

Sementara itu, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan pemerintah saat ini tengah membahas langkah mitigasi atas kenaikan harga plastik, yang terpicu oleh lonjakan biaya bahan baku akibat ketidakpastian pasokan global, termasuk dampak konflik di Timur Tengah.

Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut telah berdampak pada pelaku UMKM, sehingga pemerintah menyiapkan langkah untuk menjaga keberlangsungan usaha kecil dan menengah.

Maman mengakui bahwa sejumlah pelaku UMKM telah menyampaikan keluhan terkait naiknya harga plastik untuk kemasan produk.

“Sudah ada aspirasi yang masuk. Kebutuhan plastik untuk bungkus produk memang naik, tapi kami akan siapkan mitigasinya,” kata Maman Senin, 6 April 2026, seperti beritajateng.tv kutip dari Antara.

Ia mengatakan Kementerian UMKM akan berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan untuk menentukan langkah yang tepat dalam mengatasi dampak kenaikan bahan baku plastik. Terkait detail langkah yang akan diambil, Maman menilai masih terlalu dini untuk dijelaskan sebelum pembahasan teknis selesai.

BACA JUGA: Harga Plastik Meroket Imbas Konflik Global, Viral Meme Kemasan Pakai Daun Pisang

Sebelumnya, harga plastik di dalam negeri terlaporkan melonjak 30-80 persen menyusul memanasnya konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat (AS)-Israel, dan Iran. Gejolak tersebut mengganggu pasokan bahan baku utama plastik dan mendorong kenaikan harga di pasar domestik.