“Ini sejalan dengan komitmen Wali Kota Semarang untuk menjadikan Semarang sebagai kota inklusif,” tambahnya.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti pelatihan di LPK Quantum Telecommunication, Tomie menjelaskan pendaftaran dapat datang langsung ke lokasi. Peserta kurang mampu cukup menunjukkan surat keterangan tidak mampu, sementara pelatihan reguler juga tersedia bagi peserta umum.
“Kami ingin menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berdaya. Dengan skill dan pendampingan, teman-teman disabilitas bisa mandiri dan berkiprah,” pungkas Tomie. (*)
Editor: Elly Amaliyah





