Politik

Luthfi Janjikan Kuota Khusus Penyandang Disabilitas di BUMD, Bisa Sampai 5 Persen

×

Luthfi Janjikan Kuota Khusus Penyandang Disabilitas di BUMD, Bisa Sampai 5 Persen

Sebarkan artikel ini
luthfi-yasin
Pasangan calon nomor urut 2 Pilkada Jawa Tengah Luthfi-Yasin dalam debat Pilkada 2024 di Muladi Dome, Semarang, Rabu 20 November 2024. (YouTube/beritajatengtv channel)

SEMARANG, beritajateng.tv – Calon Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan penyandang difabel di Jawa Tengah dalam mencari lapangan pekerjaan.

Ia berjanji akan mengalokasikan tiga persen kuota khusus bagi penyandang disabilitas di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) jika terpilih menjadi Gubernur Jawa Tengah.

“Terkait dengan tiga persen, kita akan maksimalkan. Dua persen memang ketentuannya, kalau kita 3 persen kenapa tidak,” kata Luthfi saat menjawab pertanyaan awak media usai debat terakhir Pilgub Jateng, di Muladi Dome Kota Semarang, Rabu, 20 November 2024 malam.

Luthfi menyebut, untuk memenuhi kuota tersebut, pihaknya akan menyediakan pendidikan keterampilan atau sertifikasi bagi para penyandang disabilitas. Sehingga, mereka mampu bersaing ke pasar tenaga kerja atau memulai usaha kecil menengah (UMKM) nya sendiri.

BACA JUGA: Dukungan Prabowo hingga Jokowi Untuk Luthfi-Yasin Upaya Bombardir Kandang Banteng? Bambang Pacul Singgung Hasil Survei

Tak hanya itu, Luthfi bahkan tak berpatok pada kuota khusus sebesar tiga persen. Tak menutup kemungkinan, kata dia, kuota khusus serapan tenaga kerja bagi penyandang disabilitas di BUMD bisa mencapai lima persen.

“Kalau dia memang profesional dan mampu mengikuti, lima persen ya nggak apa-apa, kalau dia bisa mengikuti. BUMD kita sanggup kenapa tidak,” bebernya.

Rumah gubernur adalah rumah disabilitas

Lebih jauh, Luthfi kembali menekankan bahwa penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dengan masyarakat umumnya. Termasuk di bidang pekerjaan.

“Anak-anak disabilitas kita punya sertifikat keahlian sehingga kesamaan itu sama dengan masyarakat lain. Pada dasarnya kita lahir adalah keadaan yang sama sehingga tidak boleh dibeda-bedakan,” tandasnya.

BACA JUGA: Kembangkan Pariwisata, Luthfi-Yasin Bakal Ciptakan 1000 Wisata Alam

Sementara itu, Luthfi memang berulang kali menegaskan komitmennya dalam melindungi penyandang disabilitas di Jawa Tengah.

Dalam sesi debat, ia berjanji akan menjadikan rumah dinas gubernur sebagai rumah bagi penyandang disabilitas, tempat mereka untuk berkonsultasi.

“Rumah gubernur adalah rumah disabilitas di wilayah kita. Kapanpun dan di manapun silakan datang untuk konsultasi,” pungkas Luthfi. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp