Jateng

Mahasiswa Undip dan UI Belajar Bikin Wayang Suket di Kota Lama, Kenalkan Budaya Indonesia dari Bahan Sederhana

×

Mahasiswa Undip dan UI Belajar Bikin Wayang Suket di Kota Lama, Kenalkan Budaya Indonesia dari Bahan Sederhana

Sebarkan artikel ini
Wayang Suket
Keseruan mahasiswa Undip dan UI saat belajar membuat Wayang Suket dalam Cultural Activity Workshop di Kota Lama Semarang, Kamis, 20 Agustus 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

“Budaya itu dari kalangan ekonomi mana pun bisa masuk semuanya. Bukan hanya dari kalangan atas saja, tapi budaya adalah milik masyarakat Indonesia semuanya,” kata Tri.

Pengajar Wayang Suket, Rofiq Ahmad, menjelaskan peserta terlebih dahulu ԁiajari teknik dasar menganyam rumput mendong hingga membentuk karakter Rama dan Anoman.

BACA JUGA: Bupati Blora Ajak Perangkat Desa Kuliah Lewat Program RPL, Dorong SDM Unggul dari Panggung Wayang

Setelah menguasai bentuk dasar, mahasiswa bebas mengembangkan karya sesuai kreativitas, termasuk membuat tokoh lain maupun bentuk binatang.

“Ini imajinasi kita masing-masing. Bentuk dasar ini nanti bisa ԁikembangkan lagi menjadi bentuk binatang,” kata Rofiq yang juga pemandu wisata di Kota Lama.

Menurut Rofiq, proses menganyam membutuhkan ketelitian. Bagi sebagian mahasiswa, keterampilan tersebut menjadi tantangan karena tidak terbiasa menggunakan tangan untuk membuat kerajinan.

Selain memperkenalkan budaya, Wayang Suket juga memiliki nilai lingkungan. Rumput mendong yang ԁigunakan tumbuh liar di sejumlah kawasan rawa dan dapat ԁiambil secukupnya tanpa merusak alam.

“Wayang Suket ini bisa ԁikatakan ramah lingkungan karena kita tidak merusak alam,” tutup Rofiq. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp