SALATIGA, beritajateng.tv – Kebakaran terjadi di salah satu kios di kompleks Pasar Raya II Kota Salatiga, Kamis, 20 Agustus 2026 siang. Kebakaran ԁiduga ԁipicu korsleting jaringan listrik.
Peristiwa tersebut sempat membuat panik pedagang dan pengunjung pasar setelah asap pekat tiba-tiba muncul dari sebuah kios yang menjual busana muslim serta berbagai perlengkapan ibadah.
Asap tebal bahkan terlihat membubung dari dalam kios. Aroma kain dan material yang terbakar juga tercium hingga ke sekitar lokasi.
Muthoif (35), salah seorang warga yang berada di kawasan Pasar Raya II saat kejadian, mengatakan kemunculan asap sempat membuat pedagang di sekitar lokasi panik. “Sempat membuat panik pemilik toko dan kios lainnya, karena asapnya pekat sekali,” ungkapnya.
Menurutnya, kondisi kios yang berdempetan dengan kios lainnya membuat warga khawatir api merembet. Terlebih, barang yang tersimpan di dalam kios sebagian besar berupa kain dan perlengkapan ibadah yang mudah terbakar.
BACA JUGA: Kebakaran Rumah dan Kedai Ayam Geprek Pandawa Mijen, Kerugian Ditaksir Rp200 Jutaan
Beruntung, petugas internal Pasar Raya II segera melakukan penanganan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Tak berselang lama, armada pemadam kebakaran Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga tiba di lokasi untuk membantu proses pemadaman. “Sehingga api dapat ԁikuasai dan tidak sampai meluas,” tambah Muthoif.
Kepala Seksi (Kasi) Pemadaman dan Penyelamatan Bidang Damkar Kota Salatiga, Asih Budi Lestari, mengatakan proses pemadaman melibatkan tiga armada pemadam kebakaran.
Petugas tidak hanya memadamkan api, tetapi juga melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada bara api pada kios di Pasar Raya II Salatiga yang dapat kembali memicu kebakaran.
“Upaya pemadaman dan pendinginan oleh tiga regu pemadam kebakaran Pemkot Salatiga berlangsung sekitar satu jam hingga lokasi ԁipastikan benar-benar aman dari api,” jelas Asih.





