“Tergantung sekolahnya juga ya diizinkan atau enggak. Tapi kalau ikut, ya pingin ikut pesantrennya,” ungkapnya.
BACA JUGA: Semangat Mengaji di Usia Senja, Kisah Santri Lansia Mondok Saat Ramadhan di Banyubiru
Sementara itu, Guru Pendamping SMPN 33 Semarang, Dwi Widyaningsih, menyebut sekolahnya mengirim 24 siswa untuk mengikuti pembukaan Pesantren Ramadan Rohis Indonesia.
“Hari ini kami mengikuti dari pagi sampai agak sore. Tadi mulai dari pembukaan, sambutan dari sekretaris, dari kementerian, kemudian dari ketua Rohis. Itu sangat luar biasa,” katanya. (*)
Editor: Farah Nazila





