Olahraga

Mak Jegagik Padel Semarang Meriahkan HUT RI ke-81, Wali Kota Agustina Ajak Rayakan Kemerdekaan Sambil Berbagi

×

Mak Jegagik Padel Semarang Meriahkan HUT RI ke-81, Wali Kota Agustina Ajak Rayakan Kemerdekaan Sambil Berbagi

Sebarkan artikel ini
Mak Jegagik Padel Semarang Meriahkan HUT RI ke-81, Wali Kota Agustina Ajak Rayakan Kemerdekaan Sambil Berbagi
Keseruan laga permainan 'Mak Jegagik Padel Semarang antara Wali Kota Semarang dengan Forwakot memeriahkan HUT RI ke-81. (Ellya/beritajateng.tv)

Di balik nama unik “Mak Jegagik”, tersimpan filosofi sederhana yang menggambarkan spontanitas sekaligus semangat kebersamaan.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menjelaskan bahwa istilah tersebut berarti bermain padel secara tiba-tiba untuk memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia.

“Mak Jegagik padel ini berarti tiba-tiba bermain padel sebagai bentuk dalam memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia. Total hadiah Rp15 juta dalam bentuk sembako sebanyak 250 paket kepada sejumlah yatim piatu di Kota Semarang,” ujar Agustina.

Menurutnya, perayaan kemerdekaan seharusnya tidak berhenti pada seremoni maupun kompetisi olahraga semata. Lebih dari itu, momentum tersebut harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ajang Bakti Sosial Berbalut Olahraga

Sebanyak 250 paket sembako yang berasal dari total hadiah senilai Rp15 juta akan tersalurkan kepada anak-anak yatim piatu di Kota Semarang.

Konsep tersebut menjadikan Mak Jegagik Padel bukan sekadar turnamen persahabatan. Tetapi juga aksi sosial yang membawa semangat gotong royong.

Agustina mengaku terkesan melihat antusiasme peserta yang datang dari berbagai latar belakang.

“Ini pesertanya komplit sekali, dari berbagai sektor tumplek blek di sini. Main bareng memeriahkan HUT ke-81 RI dan berbagi kepada yatim piatu,” katanya.

Kolaborasi lintas sektor itu dinilai menjadi kekuatan utama kegiatan. Hubungan formal yang selama ini terjalin di ruang rapat berubah menjadi komunikasi yang lebih cair melalui olahraga.

Tak hanya pemerintah daerah, acara ini juga melibatkan BUMD, organisasi perhotelan, perbankan, pelaku usaha. Hingga komunitas wartawan yang selama ini memiliki peran penting dalam pembangunan Kota Semarang.

Yang membuat Mak Jegagik Padel berbeda dari turnamen olahraga lainnya adalah konsep penghargaan yang sengaja di kemas penuh hiburan.

Alih-alih hanya memberikan trofi kepada juara, panitia menyiapkan berbagai kategori unik yang mengundang tawa.

Di hadapan seluruh peserta, Agustina membacakan sejumlah nominasi seperti “Service Terkocak”, “Smash Tergokil”, “Pukulan Tergemoi”. “Ngakak Banter”, “Paling Guyub”, hingga kategori “Raket Cas-casan” yang ibaratnya menggunakan raket nyamuk.